Selanjutnya, Cavani bermain untuk Manchester United, Valencia, dan mengakhiri karier profesionalnya di Boca Juniors.
Meskipun tidak lagi berada di puncak performanya, ia tetap dikagumi karena semangat juangnya, profesionalisme, dan keinginannya untuk berkontribusi hingga menit terakhir.
Mengenakan seragam tim nasional Uruguay, Cavani mencetak 58 gol dalam 136 penampilan, menjadi bagian dari generasi emas yang mencapai semifinal Piala Dunia 2010 dan memenangkan Copa America 2011. Hanya Luis Suarez yang mencetak lebih banyak gol untuk Uruguay daripada dirinya.
Baca Juga: Gebuk Thailand, Timnas Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16 2025
Pengumuman Edinson Cavani yang menandai akhir kariernya berlangsung tenang dan sederhana, sesuai dengan cara ia hidup dan bermain: gigih, rendah hati, dan berdedikasi.
Dunia sepak bola mengucapkan selamat tinggal kepada seorang pencetak gol legendaris, tetapi citra striker Edinson Cavani kemungkinan akan tetap terukir dalam ingatan para penggemar untuk waktu yang lama.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Nike Munculkan Kembali Jersey Kandang Ikonik Nigeria Tahun 1996
Asik Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI
Menang Telak, Pemain Persebaya Dituntut Tetap Rendah Hati
Hampir Mati, Anthony Joshua Lolos dari Maut dalam Kecelakaan Mobil
Pasang Wajah Serius, De Rossi Minta Maaf kepada Penggemar Roma
Siapa Miliarder Sepak Bola Tahun 2025: Ronaldo atau Messi?