Jadwal Fase Grup ASEAN Hyundai Cup 2026 Resmi Dirilis, Indonesia Awali Langkah Hadapi Kamboja

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 16 Januari 2026 | 22:47 WIB
Timnas Indonesia saat bertanding di putaran empat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Qatar tahun lalu. (PSSI)
Timnas Indonesia saat bertanding di putaran empat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Qatar tahun lalu. (PSSI)

SportlinkNews - ASEAN Hyundai Cup 2026 resmi mengonfirmasi jadwal pertandingan fase grup setelah pengesahan final dilakukan AFF pada Jumat, 16 Januari 2026. 

Turnamen bergengsi antarnegara Asia Tenggara ini akan menandai edisi ke-30 sejak pertama kali digelar, dengan rangkaian laga fase grup berlangsung mulai akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Juara bertahan Vietnam akan membuka upaya mempertahankan gelar dengan melawat ke kandang Timor-Leste atau Brunei Darussalam, dua tim yang masih harus melalui babak playoff pada 24 Juli mendatang. 

Baca Juga: Valentino Rossi akan Balapan Penuh Bersama BMW di GT World Challenge Europe

Sementara itu, Singapura dijadwalkan bertandang ke Kamboja di hari yang sama. Thailand, yang mengincar gelar kedelapan sepanjang sejarah turnamen, akan memulai kampanye mereka di Laos pada 25 Juli. 

Indonesia yang tergabung di Grup A akan memulai perjalanan di bawah pelatih anyar John Herdman dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli. 

Setelah itu, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi pemenang playoff Brunei Darussalam kontra Timor-Leste, sebelum melakoni laga krusial melawan Vietnam pada 3 Agustus.

Baca Juga: Tanpa Beban Target, Para Atletik Indonesia Siap Tantang ASEAN Para Games 2026

Indonesia akan menutup fase grup dengan laga tandang menghadapi Singapura.

Vietnam sendiri akan menjalani dua laga kandang penting, masing-masing melawan Singapura pada 31 Juli dan Kamboja pada 7 Agustus.

Pertemuan Vietnam kontra Indonesia pada 3 Agustus diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti di fase grup, mengingat rivalitas kuat kedua tim dalam beberapa edisi terakhir.

Baca Juga: Lakers Menemukan Standar Permainan, Konsistensi Jadi Ujian Berikutnya

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menilai tidak ada grup yang mudah di turnamen ini.

Ia menekankan pentingnya kedalaman tim dan energi pemain yang membawa semangat membela negara. Pengalamannya di turnamen regional sebelumnya menjadi modal dalam mengelola kompetisi dengan jadwal padat.

"Saya punya pengalaman ini di CONCACAF pada Piala Emas, dan biasanya pengalaman ini luar biasa karena para pemain membawa energi yang benar-benar berbeda. Jika bisa memanfaatkan itu, maka Anda memiliki peluang untuk memenangkannya," katanya.

Baca Juga: Jonatan Christie Ingin Lebih dari Semifinal India Open 2026

Sementara itu, pelatih Singapura Gavin Lee menyambut tantangan berat di Grup A. Menurutnya, undian ini justru sejalan dengan kebutuhan timnya untuk mendapatkan ujian kompetitif sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia.

"Akan ada beberapa pertandingan yang menarik. Ini tidak akan mudah, tapi itu sesuatu yang sudah kami harapkan sebelum undian, bahwa tidak akan ada grup yang mudah," ungkapnya. 

"Jujur saja, kami menyambut tantangan ini. Sebagai bagian dari persiapan kami untuk Piala Asia, kami ingin ditantang, diuji, dan ditempatkan dalam situasi yang tidak nyaman, dan kami mendapatkannya dengan undian ini," tambah Gavin.

Baca Juga: Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin: Begitu Dirinya Merasa Siap Tidak Ada yang Bisa Menghentikannya

Di Grup B, laga pembuka juga menghadirkan duel menarik saat Myanmar menjamu Malaysia pada 1 Agustus 2026. Setelah itu, Malaysia akan bertandang ke Filipina pada 4 Agustus dan menutup fase grup dengan menjamu Myanmar pada 8 Agustus. 

Pelatih Thailand, Anthony Hudson, menyebut grup tersebut kompetitif dan penuh tantangan, namun tetap sesuai dengan ekspektasi timnya.

"Kami puas dengan grup ini, cara pembagiannya. Tidak akan ada pertandingan yang mudah, semua tim sangat kompetitif, tapi kami benar-benar puas dengan hasil undian," imbuhnya. 

Baca Juga: Pembuktian Diri Kahudi Wahyu di Super League 2025/26

Jika melihat grup lain, ada Indonesia dan Vietnam, Hudson menilai Grup A akan lebih menantang. "Kami berada di grup di mana semua pertandingan akan rumit dan berat, tetapi jika kami harus memilih grup, inilah yang akan kami pilih," tukasnya.

Filipina, semifinalis edisi 2024, akan memulai ambisi meraih gelar ASEAN pertama dengan menjamu Myanmar pada 28 Juli.

Pelatih Filipina Carles Cuadrat menilai grup ini akan menjadi ujian berat, terutama dengan kehadiran Thailand yang selalu menjadi kandidat kuat juara.

Baca Juga: Legenda Futsal Dunia Ricardinho dan Falcao Bertarung di XSeries-2 Indonesia

"Kami tahu ini akan menjadi ujian yang sangat menarik bagi kami. Kami tahu semua tim bisa menyulitkan kami, tetapi kami optimis tentang peluang kami dan kami antusias tentang turnamen ini," katanya. 

Thailand selalu berada di tahap akhir kompetisi dan timnya bermain melawan mereka di semifinal pada edisi terakhir, sehingga Cuadrat menilai, pertemuan nanti akan menjadi pertandingan yang sangat menarik.

Sebelum fase grup dimulai, Brunei Darussalam dan Timor-Leste akan saling berhadapan dalam babak playoff dua leg pada 2 dan 9 Juni untuk menentukan satu tempat tersisa di Grup A. 

Baca Juga: Marciano Norman Tinjau PTMSI Bersatu Cup 2026, Apresiasi Kerja PB PTMSI untuk Pembinaan Atlet Tenis Meja

Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal yang digelar dengan sistem kandang dan tandang pada 15–16 Agustus (leg pertama) dan 18–19 Agustus (leg kedua).

Partai final dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 26 Agustus 2026.

Lokasi dan waktu kick-off seluruh pertandingan akan diumumkan kemudian oleh penyelenggara.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: aseanutdfc.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X