Konferensi pers, yang bertujuan untuk mengumumkan transisi kekuasaan yang direncanakan, dijadwalkan akan berlangsung sebelum 28 Januari. Ini dipandang sebagai langkah selanjutnya dalam memformalkan keputusan komite eksekutif.
Sebelumnya, AFC telah menyarankan agar komite eksekutif FAM mengundurkan diri untuk menghindari risiko penangguhan. Jika terjadi penangguhan, federasi tersebut untuk sementara akan berada di bawah manajemen langsung FIFA dan AFC.
Masalah hukum FAM berasal dari hukuman berat yang dijatuhkan oleh FIFA. November lalu, Komite Banding FIFA menolak banding FAM dan tujuh pemain naturalisasi: Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Kasus-kasus ini dinyatakan melanggar Pasal 22 Kode Disiplin, yang berkaitan dengan pemalsuan dan penipuan dokumen.
Baca Juga: Juventus 2-0 Benfica: Si Nyonya Tua Menjaga Harapan Liga Champions Tetap Hidup
Sebelumnya, Komite Disiplin FIFA mendenda FAM sebesar 350.000 CHF atau sekitar Rp 7,4 miliar Setiap pemain dalam kelompok tersebut didenda 2.000 CHF (Rp 4,2 miliar) dan dilarang dari semua kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola selama 12 bulan.
FIFA juga membatalkan hasil pertandingan persahabatan internasional Malaysia dalam tiga pertandingan tahun lalu, memberikan kemenangan kepada Cape Verde, Singapura, dan Palestina dengan skor 3-0. Selain itu, FAM diperintahkan untuk membayar denda tambahan sebesar 10.000 CHF.
Masalah mungkin belum berakhir. AFC dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengurangi poin dari Malaysia dalam kualifikasi Piala Asia 2027.
Baca Juga: Marseille 0 Liverpool 3: Penghomatan Kepada The Beatles
Hal ini terjadi ketika FAM menunggu putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga atas bandingnya terhadap sanksi FIFA.
Malaysia juga dinyatakan menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam dua pertandingan internasional: kemenangan 2-0 melawan Nepal pada 25 Maret dan kemenangan 4-0 melawan Vietnam pada 10 Juni.
Insiden-insiden ini semakin meningkatkan tekanan pada kepemimpinan FAM, yang menyebabkan pengunduran diri massal yang disebutkan sebelumnya.
Artikel Terkait
Real Madrid Kontrak Bocah 16 Tahun Seharga Rp 1,6 Triliun
Amir Khan Menuntut Mitra Bisnisnya di The Balmayna
Barcelona Menerima Diagnosis Awal Cedera Pedri
Sensasi Semalam Ibu Tunggal Mirip Pacar Ronaldo
Klasemen Pekan ke-7 Liga Champions: Napoli Berpotensi Tersingkir, Tidak Ada Tim Serie A di Delapan Besar