SportlinkNews - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memutuskan untuk menangguhkan sementara hukuman larangan beraktivitas di sepak bola yang sebelumnya dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia. Penangguhan ini berlaku sembari menunggu putusan akhir atas banding yang diajukan.
Keputusan tersebut membuat sanksi larangan bermain selama 12 bulan yang sempat diberlakukan FIFA tidak dijalankan untuk sementara waktu. Maka dari itu, ketujuh pemain yang terlibat kembali memiliki izin untuk menjalani aktivitas sepak bola seperti biasa.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyampaikan bahwa keputusan CAS memberikan ruang bagi para pemain untuk melanjutkan kariernya hingga proses banding selesai.
Baca Juga: Panen Medali dan Rekor Dunia, Ketum KONI Pusat Puji Pembinaan Akar Rumput PABSI
"Keputusan ini berarti sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain tersebut ditangguhkan sementara," demikian pernyataan resmi FAM.
FAM juga menegaskan bahwa status ketujuh pemain tersebut saat ini bersifat aktif penuh. Mereka bebas untuk memainkan pertandingan sampai ada keputusan yang mengikat dari CAS.
"Mereka diizinkan melanjutkan karier serta berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sepak bola hingga keputusan final atas banding di CAS ditetapkan."
Baca Juga: Pelita Jaya Masih Perkasa di Puncak Klasemen IBL 2026 Pekan Ketiga
Adapun pemain yang mendapat penangguhan sementara itu adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi tegas pada September tahun lalu dengan melarang ketujuh pemain naturalisasi tersebut terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola selama satu tahun. Tidak hanya itu, FAM juga dikenai denda sebesar 350.000 franc Swiss sekitar Rp7,5 miliar.
Sanksi tersebut muncul setelah FIFA menilai adanya pelanggaran dalam proses naturalisasi. FIFA menduga terdapat penggunaan dokumen yang dipalsukan agar para pemain tersebut memenuhi syarat untuk tampil pada laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
Setelah sanksi dijatuhkan, FAM mengajukan banding ke CAS karena upaya pembatalan hukuman di tingkat FIFA tidak membuahkan hasil. Proses banding inilah yang kemudian berujung pada penangguhan sementara dari CAS.
Selain menjatuhkan sanksi kepada pemain dan federasi, FIFA juga membatalkan hasil tiga pertandingan timnas Malaysia yang dinilai melibatkan pemain-pemain yang tidak memenuhi persyaratan.
Artikel Terkait
Dari Rajamangala ke Malaysia: SEA Games 2025 Berakhir, Indonesia Finis Kedua
AFC Melarang Timnas Malaysia dari Piala Asia 2027 dan 2031
Indonesia Terhindar dari Malaysia, Vietnam Jadi Ujian Utama di ASEAN Hyundai Cup 2026
Pimpinan Asosiasi Sepak Bola Malaysia Mundur Massal, Alasan Mengejutkan
Tersangka Penipuan Naturalisasi Pemain Malaysia Menerima Hukuman Cambuk