SportlinkNews - Cabang olahraga angkat besi Indonesia menjadi pelanggan pengharum nama bangsa. Manusia-manusia terkuat Indonesia acap meraih prestasi tertinggi di level dunia.
Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.
Beberapa kompetisi internasional yang diikuti atlet-atlet Angkat Besi Indonesia pada tahun 2025 antara lain:
Baca Juga: Mengapa Inter Enggan Menjual Luis Henrique ke AFC Bournemouth di Bulan Januari
- IWF World Youth & Junior Championship di Lima; 1 medali emas dan 3 medali perunggu,
- Asian Weightlifting Championship 2025 di Cina; 3 medali emas, 2 medali perak dan 2 perunggu,
- Asian Youth & Junior Weightlifting Championship 2025 di Kazakhstan; 3 medali emas dan 4 medali perak,
- IWF World Championship 2025 di Norwegia; 2 medali emas dengan Rizki Juniansyah berhasil memecahkan rekor dunia clean & jerk (204 kg), ditambah 1 medali perak dan 2 medali perunggu,
- EGAT King’s Cup Junior di Thailand; 3 medali emas, 4 medali perak dan 6 medali perunggu
Baca Juga: Juventus Diskusi Mengenai Kembalinya Kolo Muani Setelah Kekalahan En-Nesyri
- Asian Youth Games di Manama, Bahrain; 1 medali emas dan 2 medali perak,
- Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh; 3 medali emas, 7 medali perak dan 1 perunggu,
- SEA Games 2025 Thailand; 3 medali emas dengan Rizki Juniansyah mempertajam rekor dunia clean & jerk (205 kg) serta total angkatan (365 kg) yang sebelumnya dipegang atlet Mesir Abdelrahman Younes (362 kg), ditambah 4 medali perak dan 1 perunggu.
Prestasi atlet Angkat Besi Indonesia tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang baik sejak di tingkat akar rumput. Oleh karenanya, Pengurus Provinsi (Pengprov) PABSI beserta anggotanya juga memiliki kontribusi yang besar menurut Ketum KONI Pusat.
Hal tersebut sebelum Ketum KONI Pusat resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PABSI Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Grand Kemang, pada Selasa 27 Januari 2026.
Baca Juga: Analisis Tansfer Sensasional: Tiga Posisi Ideal Manchester United dengan Cole Palmer
“PABSI tidak pernah absen dalam memberikan prestasi bagi Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa tata kelola organisasi dan pembinaan atlet berjalan dengan baik. Angkat besi saat ini telah menjadi cabang olahraga unggulan nasional,” ungkap Ketum KONI Pusat.
“Sekarang ini masyarakat Indonesia dimanjakan oleh atlet-atlet angkat besi Indonesia, kalau mereka tampil (atlet angkat besi), Lagu Indonesia Raya pasti berkumandang dan bendera Merah Putih dikibarkan,” sambung Marciano.
Ketum KONI Pusat juga menegaskan PB.PABSI sebagai salah satu anggota KONI Pusat yang terbaik.
Baca Juga: Mantan Pacar Tiger Woods, Lindsey Vonn, Masuk Skuad Olimpiade Musim Dingin AS
Meski begitu, Marciano ingatkan untuk jangan berpuas diri dan terus tingkatkan kualitas program pembinaan. Semua Pengprov harus memiliki atlet berprestasi.
Artikel Terkait
Takut Digoda Chelsea, Barcelona Buru-buru Perpanjang Kontrak Fermin Lopez
Prediksi Pertandingan Liga Champions UEFA, Penentuan Tiket ke Babak 16 Besar
Erling Haaland Menggemparkan Kafe Kecil di Norwegia, Melahap Dua Piring Bakso
Prediksi Benfica Vs Real Madrid: Murid Melawan Guru dalam Laga Krusial
Klasemen Super League 2025/26 Pekan ke-18: Persib Masih Perkasa, Dewa United dan Persijap Memulai Tren Positif