SportlinkNews - Cristiano Ronaldo menolak bermain untuk Al Nassr dalam pertandingan melawan Al Riyadh. Langkah superstar Portugal itu diyakini sebagai protes terhadap manajemen klub.
Menurut jurnalis Fabrizio Romano, ketidakhadiran Ronaldo dari pertandingan mendatang tidak terkait dengan masalah kesehatan atau komitmen pribadi.
CR7 melakukan mogok untuk memprotes manajemen Al Nassr karena tidak melakukan perekrutan pemain yang cukup signifikan untuk bersaing memperebutkan gelar liga domestik.
Baca Juga: Bukan Amerika, Ronaldo Memimpin Portugal Menginap di Kota Terliar Meksiko
Menurut situs web Arab Saudi A Bola, masalah mendasar di balik mogok Ronaldo adalah ketidakpuasannya terhadap cara PIF (Dana Investasi Publik Arab Saudi) mengelola Al Nassr.
Sementara itu, PIF lebih menyukai klub lain di Arab Saudi, yang juga dikelola oleh organisasi tersebut, terutama Al Hilal – rival utama Al Nassr saat itu.
A Bola menekankan bahwa Ronaldo merasa Al Hilal menerima perhatian yang jauh lebih besar dari PIF daripada Al Nassr. Saat jendela transfer dibuka, Al Hilal mendapat lampu hijau untuk merekrut pemain.
Baca Juga: Bos Inter Milan Kecam Keras Suporter Usai Flare Menimpa Audero
Al Hilal menghabiskan 2 juta euro untuk membeli bek tengah Pablo Mari dan bersiap untuk "menggelegar" dengan 30 juta euro untuk mendatangkan Kader Meite.
Lebih jauh lagi, klub di bawah pelatih Simeone Inzaghi ini berpotensi merekrut Karim Benzema dan talenta muda Saimon Bouabre.
Sebaliknya, Al Nassr relatif tenang di bursa transfer. Klub Ronaldo hanya merekrut satu pemain baru, Abdulkareem.
Di Liga Pro Saudi, PIF saat ini mengelola empat klub: Al Hilal, Al Nassr, Al Ittihad, dan Al Ahli.
Baca Juga: Shayne Pattynama Optimistis Timnas Futsal Indonesia Taklukkan Vietnam
Situasi "satu pemilik, empat tim" ini telah lama menimbulkan kekacauan di Liga Pro Saudi.
Artikel Terkait
Barcelona Gagalkan Rencana Transfer Manchester United untuk Penyerang Senilai Rp 507 Miliar
Enzo Fernandez Hampir Mengalami Insiden Memalukan saat Melepas Celananya
KONI Pusat dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial bagi Atlet Nasional
IBL Tegaskan Komitmen Lawan Match Fixing melalui Integrity Camp
Udinese 1-0 Roma: Tendangan Bebas Ekkelenkamp Berbelok Menjadi Gol Penentu