Vinicius Jr Disasar Rasisme, Presiden FIFA Nelangsa

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 19 Februari 2026 | 02:56 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino.

SportlinkNews - Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan pihaknya memberi perhatian serius terhadap dugaan tindakan rasisme yang mewarnai pertandingan antara Benfica dan Real Madrid di leg pertama play-off 16 besar Liga Champions. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi segala bentuk diskriminasi di sepak bola.

UEFA telah membuka penyelidikan setelah pemain Real Madrid Vinicius Junior menuding pilar Benfica, Gianluca Prestianni, mengucapkan kata-kata bernada rasis kepadanya. Laga tersebut sempat dihentikan selama 10 menit oleh wasit Francois Letexier.

Kedua tim kemudian meninggalkan lapangan tidak lama setelah Vinicius mencetak gol pembuka. Duel tersebut berkesudahan untuk kemenangan skor 1-0.

Baca Juga: FIBA Umumkan Peserta BCL Asia 2026, Dewa United Wakili Indonesia

Prestianni dan Benfica membantah tuduhan tersebut. Meski begitu, UEFA akan memeriksa rekaman video pertandingan dan meminta keterangan dari kedua pemain sebagai bagian dari proses investigasi.

Infantino menekankan siapa pun yang terbukti bersalah harus menerima sanksi tegas. Ia menyampaikan tidak habis pikir masih ada aksi rasisme di sepak bola.

“Saya terkejut dan sedih melihat dugaan insiden rasisme terhadap Vinícius Junior dalam pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid," kata Infantino.

Baca Juga: Menpora: 135 Emas dan Status Runner-Up di ASEAN Para Games, Modal Berharga Indonesia Menuju Asian Para Games 2026

“Tidak ada tempat sama sekali bagi rasisme dalam olahraga kita maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kita membutuhkan semua pihak terkait untuk mengambil tindakan dan meminta pertanggungjawaban dari mereka yang bertanggung jawab."

“Di FIFA, melalui Gerakan Global Melawan Rasisme dan Panel Suara Pemain, kami berkomitmen memastikan para pemain, ofisial, dan suporter dihormati serta dilindungi, dan bahwa tindakan yang tepat diambil ketika insiden terjadi."

“Saya memuji wasit François Letexier karena telah mengaktifkan protokol anti-rasisme dengan menggunakan isyarat tangan untuk menghentikan pertandingan dan menangani situasi tersebut."

Baca Juga: Mendadak Viral! Tara Mae Kirk Terkejut Menjadi Objektifikasi Secara Seksual

“FIFA dan sepak bola menunjukkan solidaritas penuh kepada para korban rasisme dan segala bentuk diskriminasi. Saya akan selalu menegaskan: Tidak untuk rasisme! Tidak untuk segala bentuk diskriminasi!”

Sementara itu, Vinicius juga angkat bicara melalui media sosial. Ia menyebut para pelaku rasisme sebagai pengecut dan menilai kejadian tersebut bukan hal baru dalam perjalanan kariernya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Daily Star

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X