SportlinkNews - Real Madrid akan menjamu Benfica di Bernabeu pada Kamis 26 Februari 2026 dini hari WIB untuk leg kedua babak play-off babak gugur Liga Champions.
Ini akan menjadi pertemuan ketiga antara kedua klub di Liga Champions UEFA musim ini. Kedua pertandingan sebelumnya menarik perhatian media.
Pada pertandingan terakhir fase liga, Benfica lolos ke babak play-off knockout berkat gol kiper Anatoliy Trubin di waktu tambahan. Sementara itu leg pertama pekan lalu diwarnai tuduhan pelecehan rasis yang ditujukan kepada pencetak gol Real Madrid, Vinicius Junior.
Baca Juga: Mauricio Souza Tersenyum Puas dengan Performa Persija Usai Tundukkan Malut United FC
Namun, pertandingan ini masih seimbang. Real Madrid unggul satu gol, tetapi telah menunjukkan kerentanan di beberapa momen musim ini.
Namun, Los Blancos memiliki pencetak gol terbanyak musim ini, Kylian Mbappe. Pemain Prancis itu telah mencetak 13 gol dalam delapan penampilan di Liga Champions musim 2025-26, dan hanya membutuhkan lima gol lagi untuk melampaui rekor satu musim Cristiano Ronaldo sebanyak 17 gol pada musim 2013-14 saat bermain di Real Madrid.
Namun, Mbappe diragukan tampil karena mengalami cedera lutut. Menurut Diario AS, lutut Mbappe tidak dalam kondisi ideal, dan disarankan agar ia mengistirahatkannya untuk pertandingan melawan Benfica, dan untuk pertandingan kandang melawan Getafe pada Senin malam di La Liga.
Sementara itu, Pelatih Benfica Jose Mourinho mendapat dua kartu kuning pada menit ke-85 leg pertama dan akan absen dari pinggir lapangan pada leg kedua di Bernabeu.
Baca Juga: MotoGP Bakal Terapkan Aturan Standar Gaji Minimum Pembalap Kelas Utama
Tim barunya mampu mengalahkan klub lamanya dalam 19,1% simulasi superkomputer Opta, tetapi hanya lolos ke babak 16 besar dalam 13,4% waktu.
Pratinjau Pertandingan
Skor di leg pertama pekan lalu adalah 1-0, dengan Vinicius mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut di babak kedua.
Tapi itu jauh dari menceritakan keseluruhan cerita, karena telah terjadi perselisihan luar biasa yang masih berlanjut, menambah ketegangan menjelang pertandingan ini.
Baca Juga: Langkah Strategis 4 Federasi Pordasi: Perkuat Konsolidasi dan Jadwal Kejuaraan Nasional 2026
Vinicius menuduh Gianluca Prestianni dari Benfica melakukan pelecehan rasial terhadapnya tak lama setelah gol pembuka, yang menyebabkan penghentian pertandingan selama 10 menit sebelum dilanjutkan, dan UEFA terus menyelidiki insiden tersebut, yang mendominasi diskusi pasca pertandingan.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Jelang Duel Juventus vs Galatasaray di Fase Gugur Liga Champions
Catatan Duel Real Madrid vs Benfica Jelang Leg Kedua Fase Gugur Liga Champions
Miris, Mantan Pelatih Man United Dipecat Klub Championship
Usai Putus dengan Bintang F1, Model Ini Unggah Foto Seksi Berpakaian Dalam
Menpora Dorong PON Jadi Arena Seleksi Menuju SEA Games