Menpora Dorong PON Jadi Arena Seleksi Menuju SEA Games

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 25 Februari 2026 | 17:27 WIB
Menpora Erick Thohir menjelaskan tentang program prioritas Kemenpora 2026, Selasa, 24 Februari malam. Di dalamnya ada membahas mengenai dateline penyelesaian dualisme cabang olahraga. (KEMENPORA)
Menpora Erick Thohir menjelaskan tentang program prioritas Kemenpora 2026, Selasa, 24 Februari malam. Di dalamnya ada membahas mengenai dateline penyelesaian dualisme cabang olahraga. (KEMENPORA)

SportlinkNews - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, mengusulkan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarprovinsi, tetapi juga difungsikan sebagai arena seleksi atlet menuju SEA Games.

Menurutnya, sinkronisasi kalender dan arah pembinaan penting agar prestasi atlet lebih terukur dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Erick dalam silaturahmi bersama media di Jakarta, Selasa, 24 Februari kemarin malam. Ia menilai jadwal penyelenggaraan PON perlu diatur agar tidak berbenturan dengan agenda besar seperti Olimpiade.

Baca Juga: Persib Langsung Tancap Gas Bersiap Hadapi Madura United FC di GBLA, Bojan Hodak Minta Pemain Waspada

"PON sebaiknya menjadi bagian dari sistem pembinaan nasional. Kalau bisa, dijadikan ajang seleksi menuju SEA Games sehingga programnya sejalan," imbuhnya.

Erick mencontohkan pelaksanaan PON 2024 yang berlangsung pada tahun yang sama dengan Olimpiade.

Menurut dia, jarak waktu yang terlalu berdekatan membuat atlet kesulitan menjaga performa. Seusai tampil di Olimpiade, atlet harus kembali berlaga di PON dalam waktu singkat.

Baca Juga: Persib dan Jubelo Sapu Bersih Sampah di GBLA Demi Stadion yang Bersih dan Nyaman

Ia menegaskan, usulan tersebut telah disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada pertemuan sebelumnya.

Pemerintah ingin agar seluruh agenda kompetisi nasional dan internasional tersusun dalam satu kerangka besar pembinaan prestasi.

Selain soal kalender, Erick juga menekankan bahwa cabor yang dipertandingkan di PON 2028 harus mengacu pada 21 cabang prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yang terdiri atas 20 cabang Olimpiade dan satu cabang warisan, pencak silat.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Arsenal Gelar Lokakarya Bersama Komunitas dan Mesjid Finsbury Park

"Kita ingin semua berjalan sejalan karena fokus pemerintah saat ini adalah multievent seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Jadi PON juga harus mendukung arah itu," katanya.

Erick Berharap dengan langkah ini, kualitas kompetisi akan meningkat dan pembinaan atlet di daerah menjadi lebih terarah. Sehingga dapat memperkuat fondasi prestasi Indonesia di tingkat Asia Tenggara hingga dunia.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X