SportlinkNews - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, mengusulkan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarprovinsi, tetapi juga difungsikan sebagai arena seleksi atlet menuju SEA Games.
Menurutnya, sinkronisasi kalender dan arah pembinaan penting agar prestasi atlet lebih terukur dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Erick dalam silaturahmi bersama media di Jakarta, Selasa, 24 Februari kemarin malam. Ia menilai jadwal penyelenggaraan PON perlu diatur agar tidak berbenturan dengan agenda besar seperti Olimpiade.
Baca Juga: Persib Langsung Tancap Gas Bersiap Hadapi Madura United FC di GBLA, Bojan Hodak Minta Pemain Waspada
"PON sebaiknya menjadi bagian dari sistem pembinaan nasional. Kalau bisa, dijadikan ajang seleksi menuju SEA Games sehingga programnya sejalan," imbuhnya.
Erick mencontohkan pelaksanaan PON 2024 yang berlangsung pada tahun yang sama dengan Olimpiade.
Menurut dia, jarak waktu yang terlalu berdekatan membuat atlet kesulitan menjaga performa. Seusai tampil di Olimpiade, atlet harus kembali berlaga di PON dalam waktu singkat.
Baca Juga: Persib dan Jubelo Sapu Bersih Sampah di GBLA Demi Stadion yang Bersih dan Nyaman
Ia menegaskan, usulan tersebut telah disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada pertemuan sebelumnya.
Pemerintah ingin agar seluruh agenda kompetisi nasional dan internasional tersusun dalam satu kerangka besar pembinaan prestasi.
Selain soal kalender, Erick juga menekankan bahwa cabor yang dipertandingkan di PON 2028 harus mengacu pada 21 cabang prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yang terdiri atas 20 cabang Olimpiade dan satu cabang warisan, pencak silat.
Baca Juga: Sambut Ramadan, Arsenal Gelar Lokakarya Bersama Komunitas dan Mesjid Finsbury Park
"Kita ingin semua berjalan sejalan karena fokus pemerintah saat ini adalah multievent seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Jadi PON juga harus mendukung arah itu," katanya.
Erick Berharap dengan langkah ini, kualitas kompetisi akan meningkat dan pembinaan atlet di daerah menjadi lebih terarah. Sehingga dapat memperkuat fondasi prestasi Indonesia di tingkat Asia Tenggara hingga dunia.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Kemenpora Cari Figur Kunci Penggerak Industri Olahraga Nasional
SIWO PWI Awards 2025, Sinergi Kemenpora dan SIWO untuk Prestasi Nasional
Mayoritas Perorangan, Kemenpora Pilih 21 Cabor Unggulan DBON
Kemenpora Godok Skema Dana Pensiun Atlet, Erick Bentuk Tim Pakar
Erick Ultimatum Dualisme Cabor, Kemenpora Siap Ambil Alih Konsolidasi