Skandal Naturalisasi Dapat Menjerumuskan Sepak Bola Malaysia ke Dalam Krisis Besar

Suryansyah, Sportlink News
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:10 WIB
Sebanyak 7 pemain naturalisasi Malaysia dinyatakan ilegal.
Sebanyak 7 pemain naturalisasi Malaysia dinyatakan ilegal.

SportlinkNews - Putusan CAS atas kasus naturalisasi "ilegal" Malaysia telah mengalihkan semua perhatian ke AFC, yang akan mengambil tindakan disiplin lebih lanjut.

Hasil ini sangat mengecewakan.
Menyusul pengumuman hasil banding pada 5 Maret, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengeluarkan pernyataan pada sore hari 6 Maret.

Dalam pengumumannya, FAM menegaskan bahwa mereka telah menerima keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan sepenuhnya menghormati yurisdiksi CAS.

Baca Juga: Napoli Tundukkan Torino 2-1, Dekati Tiket Liga Champions

Namun, FAM menekankan: "Hasil ini sangat mengecewakan, terutama bagi para pemain. Mereka tidak terlibat dalam proses administrasi dan tidak mengetahui apa pun tentang dokumen yang terlibat."

Saat ini, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menerima berkas kasus dan meneruskannya ke Komite Disiplin untuk peninjauan penuh atas masalah tersebut.

Berbicara kepada saluran televisi Astro Arena Malaysia, Sekretaris Jenderal AFC Seri Windsor John Paul mengatakan: "AFC telah merujuk masalah ini ke Komite Disiplin untuk ditinjau dan ditindaklanjuti lebih lanjut. Proses ini bisa memakan waktu sekitar satu minggu sebelum keputusan akhir dibuat."

Baca Juga: CAS Tolak Banding FAM, Tujuh Pemain Keturunan Malaysia Tetap Disanksi

Harapan "Harimau Malaya" pupus.
Salah satu skenario yang paling banyak dibahas saat ini adalah pembatalan hasil pertandingan di mana tim nasional Malaysia menggunakan tujuh pemain yang masuk ke negara itu secara ilegal.

Dalam skenario ini, pertandingan melawan Nepal dan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027 dapat mengakibatkan kekalahan 0-3 karena forfeit, mengakhiri harapan "Harimau Malaya" di turnamen di Arab Saudi awal tahun depan.

Di tingkat klub, 3 dari 7 pemain yang dikenai sanksi telah kembali bermain untuk Johor DT baru-baru ini, bahkan berpartisipasi dalam kompetisi top Asia, AFC Champions League Elite.

Hal ini memaksa penyelenggara Kejuaraan Nasional Malaysia untuk meninjau situasi dan mencari solusi yang tepat.

Baca Juga: Jalani Operasi Meniskus Paulo Dybala Bakal Istirahat Panjang

Penerapan sanksi finansial tambahan.
Selain itu, FAM dapat menghadapi sanksi tambahan. Pada tahun 2016, Timor Timur dilarang mengikuti kualifikasi Piala Asia 2023 setelah FIFA dan AFC menemukan bahwa 12 pemain kelahiran Brasil yang mewakili tim tersebut telah menggunakan dokumen palsu.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X