Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, menjadi sosok kunci di balik lobi-lobi pemindahan tempat pertandingan ini. Pria berusia 66 tahun tersebut tengah berupaya keras meyakinkan FIFA agar mengabulkan permohonan khusus dari negaranya tersebut.
Baca Juga: Jeda Kompetisi Bojan Hodak Liburkan Skuat Persib Demi Memulihkan Kondisi Pemain
"Ketika Trump secara eksplisit menyatakan dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan pergi ke Amerika," kata Taj dalam keterangannya yang dilansir dari Al Jazeera.
Mehdi Taj juga menegaskan keselamatan pemain adalah prioritas yang tidak bisa ditawar dalam proses negosiasi ini. "Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk mengadakan pertandingan Iran di Piala Dunia di Meksiko."
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Pesepak Bola Wanita Iran Tersenyum Diberikan Suaka di Australia, Nyawa Mereka Sementara Aman
Piala Dunia 2026 Terancam Tanpa Iran, FIFA Masih Cari Solusi Diplomatik
Konflik dengan Amerika Serikat Memanas, Iran Tolak Main di Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026? Ini Usulan Para Ahli
Tanggapi Kabar Boikot, AFC Tegaskan Status Iran Masih Kontestan Piala Dunia 2026