Langkah hukum ini membawa perselisihan antara Senegal dan CAF terbang menuju Swis, tempat CAS bermarkas. Kasus ini diprediksi menjadi salah satu sengketa olahraga paling panas tahun ini mengingat besarnya gengsi trofi yang diperebutkan.
Baca Juga: Liga Champions: Lima Kali Menang Laga Kandang, Rui Borges: Kami adalah Sporting yang Terbaik
Hingga saat ini, pencinta sepak bola internasional masih menunggu bagaimana majelis hakim di CAS akan meninjau kembali kejadian walk out 17 menit tersebut. Jika banding Senegal dikabulkan, maka status raja sepak bola Afrika bisa kembali berubah total dalam waktu dekat.
Dunia kini menantikan pembuktian dari Senegal di meja hijau Lausanne untuk merebut kembali mahkota mereka. Apakah Singa Teranga mampu menerkam balik keputusan CAF, atau justru Maroko yang tetap sah menyandang status juara baru Afrika melalui jalur regulasi.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Kekacauan Piala Afrika: Pemain Senegal Protes Tinggalkan Lapangan tapi Akhirnya Juara
Piala Afrika Makan Korban, Wajah Pemain Maroko Berlumuran Darah
Juara Piala Afrika 2025, Senegal Tetap Dibayangi Ancaman Sanksi
CAF Jatuhkan Sanksi Berat Usai Ricuh Final Piala Afrika 2025
Hasil Final Piala Afrika Dibatalkan, Gelar Juara Senegal Dicabut