Presiden FIFA Pastikan Piala Dunia 2026 Tak Terganggu Ketegangan Geopolitik

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:27 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino.

SportlinkNews - FIFA secara resmi menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2026 akan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya tanpa ada perubahan. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, saat memimpin pertemuan Dewan FIFA secara daring dari Zurich, Swis, pada Kamis malam (19/3) waktu setempat.

Langkah ini diambil untuk meredam berbagai spekulasi yang muncul di tengah publik mengenai keberlangsungan turnamen akbar tersebut. Dalam pernyataannya, Infantino menekankan pentingnya komitmen semua peserta untuk menjaga marwah kompetisi sepak bola tertinggi di dunia ini melalui sportivitas yang tinggi.

"FIFA berharap semua tim yang berpartisipasi di Piala Dunia dapat berkompetisi dengan semangat fair play dan saling menghormati. Kami memiliki jadwal. Kami akan segera mengkonfirmasi 48 tim yang akan bertanding, dan kami ingin Piala Dunia berjalan sesuai jadwal," kata Infantino, dikutip dari France24.

Baca Juga: Maverick Vinales Diadang Masalah Cengkeraman Ban Depan Motornya Jelang MotoGP Brasil

Meskipun dalam pidatonya Infantino tidak menyebut nama Timnas Iran secara spesifik, publik meyakini bahwa pernyataan tersebut merupakan jawaban atas ketegangan yang terjadi belakangan ini. Hal ini berkaitan erat dengan usulan pemindahan lokasi pertandingan Iran di Grup G dari Amerika Serikat ke Meksiko yang sempat mencuat ke permukaan.

Ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel menjadi alasan utama munculnya permintaan tersebut. Pihak Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) bersama Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, sebelumnya secara terbuka meminta pertimbangan khusus dari FIFA.

Mereka berharap FIFA bisa melihat kondisi keamanan dan stabilitas politik sebagai variabel penting dalam penentuan lokasi pertandingan. Namun, FIFA melalui sang presiden tampaknya memiliki pandangan berbeda mengenai batasan otoritas mereka dalam menangani isu-isu non-olahraga.

Baca Juga: Kontras di Orleans: Leo/Bagas ke Semifinal, Raymond/Joaquin Tersandung Emosi

Infantino menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya hanya bisa berperan sebagai jembatan perdamaian melalui instrumen olahraga. Menurutnya, mustahil bagi badan sepak bola dunia untuk menyelesaikan kerumitan masalah politik yang sedang melanda negara-negara anggotanya saat ini.

"FIFA tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi kami berkomitmen untuk menggunakan kekuatan sepak bola dan Piala Dunia untuk membangun jembatan dan mepromosikan perdamaian karena pikiran kami bersama mereka yang menderita akibat perang yang sedang berlangsung," ujarnya.

Situasi ini memang sempat memanas setelah muncul kabar bahwa Iran berencana menarik diri dari kepesertaan Piala Dunia 2026. Keputusan drastis tersebut sempat dipertimbangkan setelah serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel mengakibatkan pemimpin tertinggi Ali Khamenei meninggal dunia pada akhir Februari lalu.

Baca Juga: Performa Gemilang Raphinha di Pengujung Musim Jadi Andalan Hansi Flick

Namun, sikap Iran tersebut kemudian melunak hanya dalam hitungan hari dengan menyatakan akan tetap berpartisipasi dalam turnamen empat tahunan tersebut. Meski kembali ikut serta, Iran tetap bersikeras pada pendiriannya untuk menolak bermain di wilayah teritorial Amerika Serikat.

Keseriusan Iran untuk tetap bersaing di level internasional dibuktikan dengan program persiapan mereka yang tetap berjalan sesuai rencana. Skuad Team Melli dijadwalkan akan terbang menuju Turki guna menjalani program pemusatan latihan yang intensif sebagai bagian dari persiapan final.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: France24

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X