Deschamps Tantang Skuad Prancis, Buktikan di Lapangan Bukan Lewat Kata

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 30 Maret 2026 | 20:11 WIB
Pelatih Prancis Didier Deschamps waspadai lini tengah Spanyol (UEFA)
Pelatih Prancis Didier Deschamps waspadai lini tengah Spanyol (UEFA)

SportlinkNews - Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tidak terbuai oleh pujian setelah memetik kemenangan beruntun atas Brasil dan Kolombia dalam tur Amerika Serikat. Ia mau pasukannya tetap membumi dan fokus menghadapi Piala Dunia 2026.

Ketegasan Deschamps dipicu oleh komentar bek senior Lucas Hernandez yang menyebut kedalaman skuad Prancis saat ini sangat luar biasa dari penjaga gawang hingga lini serang. Hernandez bahkan mengklaim Les Blues memiliki barisan depan paling mematikan.

Mendengar pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi pers, Deschamps langsung bereaksi dan berencana menegur Hernandez agar tidak terlalu mengumbar kepercayaan diri yang melampaui batas. Ia ingin anak asuhnya rendah hati dan tidak berlebihan menikmati dua kemenangan tersebut.

Baca Juga: FIFA Series 2026: Saint Kitts and Nevis Raih Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Solomon 4-2

“Ini bukan soal memandang diri kita lebih baik dari kenyataan yang ada,” kata Deschamps dikutip L'Equipe.

Sebagai salah satu dari sedikit orang yang pernah mengangkat trofi Piala Dunia sebagai pemain sekaligus pelatih, Deschamps sangat memahami potensi besar saja tidak cukup. Ia mengingatkan perjalanan menuju juara masih sangat panjang dan penuh dengan rintangan yang harus dilalui secara bertahap.

“Jelas, kami memiliki potensi. Tetapi akan ada langkah-langkah yang harus dilewati, dan grup kami harus memikirkan hal itu,” ujar pelatih berusia 57 tahun tersebut mengenai tantangan di Amerika Utara nanti.

Baca Juga: PBSI Raih Penghargaan Badminton Asia 2026

Deschamps menekankan sangat mendukung para pemainnya untuk memiliki ambisi besar, namun tetap dengan kaki yang berpijak di bumi. Baginya, ambisi tanpa kerendahan hati justru akan menjadi bumerang bagi tim nasional yang sedang dipersiapkan untuk mempertahankan level tertinggi.

“Saya punya ambisi, dan saya ingin para pemain juga memilikinya. Tapi saya tidak ingin kita kehilangan kerendahan hati,” ujar pria yang akan segera mengumumkan skuad resmi Piala Dunia 2026 pada 14 Mei mendatang.

“Saya tidak akan bersembunyi dan mengatakan kami bukan salah satu tim dengan potensi menjadi juara dunia. Tapi ada delapan, mungkin 10 tim lain yang bisa mengatakan hal yang sama,” ia melanjutkan.

Baca Juga: Kevin Diks Puji Jordi Amat dan Elkan Baggott, Timnas Mampu Adaptasi Cepat di Bawah Sistem Baru Herdman

Bagi Deschamps, kehormatan sebagai tim terbaik harus dibuktikan di atas lapangan melalui kerja keras, bukan lewat klaim di media massa. Ia menegaskan, “Gelar juara tidak diraih dengan berteriak: ‘Kamilah yang terbaik, kamilah yang terkuat.’”

Piala Dunia edisi ini juga memiliki makna personal untuk Deschamps karena akan mundur setelah 14 tahun menjabat sebagai pelatih Prancis. Fokus utamanya kini adalah memastikan armadanya siap menghadapi laga pembuka Grup I melawan Senegal pada 16 Juni di Stadion MetLife.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: L'Equipe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB
X