Antonio Conte Buka Pintu Kembali Latih Italia

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 7 April 2026 | 18:44 WIB
Antonio Conte, pelatih kepala SSC Napoli, saat pertandingan Serie A antara SSC Napoli dan AS Roma.
Antonio Conte, pelatih kepala SSC Napoli, saat pertandingan Serie A antara SSC Napoli dan AS Roma.

SportlinkNews - Spekulasi mengenai masa depan kursi kepelatihan Italia kini memasuki babak baru setelah munculnya pernyataan mengejutkan dari seorang figur senior. Antonio Conte secara terbuka memberikan sinyal hijau terkait kemungkinan dirinya untuk kembali menakhodai skuad Azzurri dalam waktu dekat.

Juru taktik berusia 56 tahun tersebut kini dipandang sebagai kandidat terkuat untuk memimpin proyek kebangkitan sepak bola Italia yang sedang terpuruk. Kegagalan memalukan Italia menembus putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut memicu desakan perubahan besar di kursi pelatih.

Rekam jejak Conte bersama Nazionale pada periode 2014 hingga 2016 menjadi alasan utama mengapa namanya kembali mencuat ke permukaan publik. Setelah masa bakti pertamanya berakhir, ia sempat melanglang buana ke Liga Primer Inggris untuk meraih kesuksesan bersama Chelsea sebelum kembali ke Italia.

Baca Juga: Dikalahkan Bhayangkara FC, Dony Tri Pamungkas Fokus ke Pertandingan Selanjutnya

Pernyataan menarik ini muncul sesaat setelah Conte berhasil mengantarkan Napoli memetik kemenangan krusial atas AC Milan pada Selasa (7/4) dini hari. Di tengah euforia kemenangan tipis 1-0 tersebut, ia justru memberikan jawaban diplomatis namun penuh kode terkait posisi pelatih tim nasional.

"Media harus menulis sesuatu, dan sudah sepatutnya nama saya muncul dalam daftar itu," jawab Conte

Conte bahkan berkelakar dengan menempatkan dirinya dalam posisi pengambil kebijakan di Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) saat ini. Ia merasa pengalaman dan pemahamannya terhadap kultur sepak bola Italia merupakan aset yang sangat berharga untuk dipertimbangkan oleh otoritas terkait.

Baca Juga: Teja Paku Alam Cetak Rekor Clean Sheet Terbaru Musim Ini

"Jika saya adalah Presiden FIGC, saya akan mempertimbangkan nama saya. Karena banyak alasan, saya akan memasukkan Conte dalam daftar itu," ujarnya dengan penuh percaya diri.

Keyakinan tersebut didasari oleh kedekatan emosional dan teknis yang sudah Conte bangun selama bertahun-tahun di Coverciano, pusat latihan tim nasional Italia. Baginya, tugas membela panji negara tetap menjadi kehormatan tertinggi bagi setiap insan sepak bola yang berkarier di dunia kepelatihan.

"Lagipula, saya sudah pernah bekerja dengan timnas Italia dan saya tahu lingkungannya. Saya merasa tersanjung, karena mewakili negara Anda adalah sesuatu yang luar biasa," ucapnya.

Baca Juga: Bali United FC Menang Telak Atas PSBS Biak yang Semakin Terpuruk di Dasar Klasemen Super League

Namun, di sisi lain, publik juga mempertanyakan komitmennya terhadap kontrak yang saat ini masih berjalan bersama klub asal Naples tersebut. Conte menegaskan fokusnya saat ini belum sepenuhnya beralih karena masih ada tanggung jawab profesional yang harus dituntaskan bersama Napoli.

“Anda semua tahu betul bahwa saya masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontrak saya dengan Napoli dan di akhir musim saya akan duduk bersama Presiden untuk membahasnya,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Football Italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X