Ghanbari Kembali ke Iran, Kapten Tim Sepak Bola Wanita Ini Mendapat Perlakukan Tak Terduga

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 14 April 2026 | 10:03 WIB
Zahra Ghanbari kapten tim sepak bola wanita Iran yang meminta suaka di Australia.
Zahra Ghanbari kapten tim sepak bola wanita Iran yang meminta suaka di Australia.


SportlinkNews - Iran memerintahkan hukuman terhadap kapten tim sepak bola wanita yang kembali setelah mencari suaka di Australia.

Zahra Ghanbari adalah salah satu dari 400 warga Iran yang namanya tercantum dalam daftar "pendukung musuh" oleh Republik Islam pada akhir pekan lalu.

Meskipun rezim terutama menargetkan mereka yang terkait dengan media yang dituduh "mendukung serangan asing dan kelompok oposisi yang bermusuhan di luar negeri", mereka juga menyebut beberapa atlet, aktor, dan eksekutif terkenal.

Baca Juga: Pesepak Bola Wanita Iran Tersenyum Diberikan Suaka di Australia, Nyawa Mereka Sementara Aman

Dalam perkembangan yang mengejutkan, Ghanbari – dengan 22 penampilan untuk negaranya – kini telah disita seluruh asetnya oleh pemerintah.

Tim sepak bola wanita Iran tiba di Australia untuk Piala Asia pada akhir Februari lalu.

Kelompok pemain tersebut kemudian menentang rezim dengan menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan melawan Korea Selatan pada 2 Maret.

Namun, aksi protes diam-diam ini membuat mereka dicap sebagai "pengkhianat masa perang" di media Iran.

Baca Juga: Raptors Tantang Cavaliers, Ujian Konsistensi Harden di Duel Sengit Playoff NBA

Salah satu pemain dilaporkan menerima pesan suara yang mengerikan dari ibunya yang mengatakan: "Jangan kembali [ke Iran]... mereka akan membunuhmu."

Pesan lain yang diselundupkan oleh keluarga seorang pemain dari Iran kepada tim berbunyi: "Kalian harus tetap tinggal."

Setelah kejadian itu, pemerintah Australia menawarkan suaka kepada tim tersebut, karena khawatir mereka akan berada dalam bahaya jika kembali ke rumah.

Baca Juga: Barba Tegaskan Sisa Laga Super League 2025/2026 adalah Final, Persib Fokus Kunci Gelar

Hal ini menyusul seruan dari berbagai pemimpin dunia – termasuk Donald Trump – untuk memastikan keselamatan mereka.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X