Tidak menyerah, Shakhtar Donetsk berjuang keras dan menemukan gol penyeimbang pada menit ke-33.
Eguinaldo menerima bola di kotak penalti, dengan terampil berputar dan melepaskan tembakan indah ke sudut atas gawang, membuat Henderson tak punya kesempatan untuk menyelamatkannya.
Di babak kedua, Crystal Palace dengan cepat kembali unggul. Pada menit ke-52, Tyrick Mitchell menerobos dari sayap kiri dan memberikan umpan silang sempurna untuk Ismaila Sarr yang kemudian mencetak gol dari jarak dekat, menjadikan skor 2-1.
Ini adalah gol kesembilan Ismaila Sarr di Conference League musim ini, menempatkannya sendirian di puncak daftar pencetak gol.
Baca Juga: FIFA Sahkan Permintaan UEFA, Prestianni Terancam Tak Dibawa ke Piala Dunia 2026
Di sisa waktu, Shakhtar Donetsk mencoba mencari gol hiburan tetapi tidak mampu menembus pertahanan kokoh tim tuan rumah. Crystal Palace mempertahankan skor 2-1 untuk menang agregat 5-2 setelah dua leg semifinal, mencapai final Piala Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Kesuksesan Crystal Palace telah memberikan dorongan signifikan bagi sepak bola Inggris, karena ketiga final piala Eropa musim ini menampilkan perwakilan dari Inggris: Arsenal di final Liga Champions, Aston Villa di final Liga Europa, dan Crystal Palace bersaing untuk gelar Liga Conference.
Akankah keajaiban berlanjut dengan ketiga perwakilan Liga Premier memenangkan trofi?
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Crystal Palace 3-0 Fiorentina: Lupakan Conference League Hindari Degradasi Serie A
Hasil Undian ASEAN U-19 Boys' Championship 2026: Indonesia Kembali Bertemu Vietnam
Sangat Lucu Persija vs Persib Digelar di Samarinda
Pangeran William Larut Dalam Pesta Kemenangan Aston Villa, Menyanyikan Sweet Caroline Bersama Suporter
Valverde Cedera Otak Traumatis Setelah Berantem dengan Tchouameni