SportlinkNews - Dengan hanya satu bulan tersisa hingga Piala Dunia 2026, pasar China yang besar sekali lagi menjadi pusat perebutan kekuasaan yang tegang.
FIFA menuntut harga yang sangat tinggi untuk hak siar televisi di sana. Tapi penyiar negara tuan rumah tidak bersedia memenuhi tuntutan tersebut, sehingga menciptakan kebuntuan dalam negosiasi.
FIFA telah menuntut antara $250 atau Rp 3,5 triliun dan $300 juta (Rp 4,3 triliun) untuk hak siar semua 104 pertandingan Piala Dunia 2026 di China.
Baca Juga: Sarah Azra dan Nathanael Bidik Podium AMPC 2026 untuk Indonesia
Ini merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan turnamen sebelumnya.
FIFA menjelaskan kenaikan harga ini dengan menyatakan bahwa peningkatan jumlah tim peserta menjadi 48 dan peningkatan 40% dalam jumlah pertandingan adalah dasar untuk menilai kembali nilai komersial turnamen tersebut.
Selain itu, daya tarik bintang-bintang kelas dunia tetap menjadi magnet besar bagi penggemar sepak bola China, meskipun tim nasional tidak bermain dan sepak bola bukanlah olahraga paling populer di negara tersebut.
FIFA memiliki perspektifnya sendiri. Mereka percaya bahwa, mengingat besarnya pasar, angka $300 juta sepenuhnya sebanding dengan potensi iklan dan langganan daring di China.
Baca Juga: Kericuhan di Jayapura Pecah, PSSI Ingatkan Indonesia Masih Dalam Pengawasan Ketat FIFA
Bertentangan dengan harapan FIFA, China Media Group (CMG) – pihak yang memiliki keunggulan dalam negosiasi – hanya menawarkan $80 juta (Rp 1,1 triliun).
Selisih hampir empat kali lipat antara harga yang diminta dan harga yang ditawarkan telah menghambat negosiasi selama berminggu-minggu.
Menurut New York Times, FIFA memberikan konsesi pagi ini (11 Mei), mengurangi harga hingga 50%. Namun, CMG masih bersikeras untuk tidak membayar lebih dari $80 juta.
Baca Juga: Napoli 2-3 Bologna: Gol Menakjubkan Rowe Meragukan Peluang Conte Masuk Empat Besar
Pihak China berpendapat bahwa zona waktu di Amerika Utara (AS, Kanada, Meksiko) adalah hambatan terbesar.
Artikel Terkait
Jepang Jadi Satu-satunya Wakil Asia Penerima Hibah FIFA Global Citizen Education Fund 2026
Arsenal Berpeluang 87 Persen untuk Memenangkan Liga Premier
Conte: Napoli Tidak Pantas Kalah, tapi Ini Bukan Kebetulan
Argentina Umumkan Skuad Sementara Piala Dunia: Akhir Bagi Dybala
Bos Aston Villa Jadi Korban Pemerasan Seksual, Diketok Senilai Rp 17,5 Triliun