Jelang Final Liga Champions, PSG Hadapi Arsenal Tanpa Beban

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 27 Mei 2026 | 20:28 WIB
Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Foot Africa)
Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Foot Africa)

SportlinkNews - Paris Saint-Germain (PSG), bersiap melakoni pertandingan puncak LIga Champions 2025/26. Les Parisiens berhasil menapakkan kaki di babak final untuk musim kedua secara berturut-turut.

Tekanan mental yang dirasakan oleh skuad asuhan Luis Enrique ini dilaporkan tidak seberat pergelaran musim kompetisi tahun lalu. Kondisi psikologis yang lebih rileks menjadi modal utama bagi lini pertahanan tim menjelang laga krusial tersebut.

PSG dijadwalkan menghadapi Arsenal, guna memperebutkan trofi paling bergengsi tersebut. Bentrokan kedua tim papan atas itu bakal diselenggarakan di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5) malam WIB.

Baca Juga: Pemain Arsenal Pesta Semalaman di Klub Malam Mewah

Pertandingan ini membuka kesempatan emas PSG untuk mengukir sejarah baru. Mereka berpeluang menyamai rekor langka Real Madrid sebagai tim yang mampu mempertahankan gelar juara pada era modern.

Meskipun statistik mencatat adanya peluang besar untuk mencetak rekor spektakuler, atmosfer internal tim terasa sangat berbeda dibandingkan sebelumnya. Pemain bertahan andalan PSG, Achraf Hakimi, mengakui ketegangan timnya kini telah jauh menyusut.

Ekspektasi tinggi yang sempat membelenggu para pemain pada musim lalu dinilai sebagai akumulasi dari ambisi jangka panjang jajaran direksi. Manajemen klub telah melakukan investasi besar-besaran sejak diambil alih oleh Qatar Sports Investments pada tahun 2011 silam.

Baca Juga: Paul Munster Bertahan di Bhayangkara FC Bakal Bongkar Seluruh Tim Demi Hadapi Musim 2026/27

Otoritas tertinggi klub tercatat menggelontorkan dana fantastis berkisar antara 2,2 hingga 2,3 miliar euro demi mendatangkan deretan pemain bintang. Penantian panjang selama 14 tahun tersebut akhirnya terbayar lunas setelah trofi perdana berhasil direngkuh musim lalu.

Keberhasilan memecah kebuntuan pada musim lalu membuat para pemain kini tampil tanpa beban psikologis yang mengikat di lapangan. Skuad juara bertahan tersebut diinstruksikan untuk bermain lepas dan menikmati setiap jengkal taktik permainan yang diterapkan.

"Saya memimpikan memenangi Liga Champions bersama Paris dan menjadi bagian dari sejarah mereka," kata Hakimi dilansir dari situs resmi klub.

Baca Juga: Lucas Frigeri Tutup Perjalanan Kariernya dengan Arema FC

Pemain tim nasional Maroko tersebut menyatakan bahwa gelar juara pertama memiliki arti yang sangat emosional bagi seluruh elemen tim. Keberhasilan mendaratkan piala kuping besar ke Paris diakui telah meredakan ekspektasi masif dari publik dan media massa.

"Saat kami memenangi yang pertama buat klub, para suporter, dan semua orang, kami merasa lega dan itu mengangkat beban dari pundak kami," ucap mantan pemain Inter Milan tersebut.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: psg.fr

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X