PSG Pertahankan Takhta Liga Champions Lewat Adu Penalti Dramatis atas Arsenal

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 31 Mei 2026 | 02:18 WIB
Trofi Liga Champions. PSG sukses mempertahankan gelar juara usai menang dramatis lewat adu pinalti, pada laga final di Budapest, Minggu, 31 Mei WIB. (Getty Images)
Trofi Liga Champions. PSG sukses mempertahankan gelar juara usai menang dramatis lewat adu pinalti, pada laga final di Budapest, Minggu, 31 Mei WIB. (Getty Images)

Arsenal sempat mengancam lewat serangan balik cepat, sementara PSG nyaris berbalik unggul ketika tendangan Kvaratskhelia membentur tiang gawang.

Namun hingga enam menit masa tambahan waktu berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Final pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Pada extra time, intensitas pertandingan mulai menurun akibat kelelahan yang melanda kedua kubu.

Baca Juga: Alwi Farhan Terhenti di Semifinal Singapore Open 2026, Akui Sulit Hadapi Tekanan Alex Lanier

Arsenal sempat melancarkan protes keras ketika Noni Madueke terjatuh di kotak penalti PSG, tetapi wasit bergeming dan menolak memberikan penalti.

PSG juga tak mampu memaksimalkan penguasaan bola mereka pada babak tambahan. Kedua tim tampak lebih berhati-hati dan memilih tidak mengambil risiko besar menjelang akhir pertandingan.

Setelah 120 menit tanpa gol tambahan, juara Liga Champions musim ini harus ditentukan melalui adu penalti.

Baca Juga: Redam Ketajaman PSG, Legenda Arsenal Minta Jurrien Timber Diturunkan Sejak Awal

PSG membuka adu penalti dengan sempurna melalui Goncalo Ramos.

Viktor Gyokeres membalas untuk Arsenal sebelum drama muncul saat penendang kedua Arsenal, Eberechi Eze, gagal menaklukkan gawang PSG setelah tendangannya melebar tipis.

Kesempatan emas sebenarnya sempat hadir untuk Arsenal ketika kiper mereka berhasil menggagalkan eksekusi Nuno Mendes. Declan Rice kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan membuat adu penalti kembali berjalan ketat.

Baca Juga: Aprilia Kuasai Pole Position, Ducati di Barisan Kedua GP Italia di Mugello

Achraf Hakimi dan Gabriel Martinelli sama-sama sukses menjalankan tugasnya sehingga skor tetap imbang 3-3 setelah lima penendang.

Pertarungan kemudian memasuki fase sudden death. Lucas Beraldo membawa PSG unggul 4-3 sebelum Gabriel Magalhaes maju sebagai penendang penentu Arsenal.

Namun harapan Arsenal pupus setelah tendangannya berhasil dibaca dan diamankan kiper PSG. Stadion pun meledak dalam selebrasi para pemain Paris yang sukses mempertahankan mahkota Liga Champions.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

 

 

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: onefootball

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X