Alwi Farhan Terhenti di Semifinal Singapore Open 2026, Akui Sulit Hadapi Tekanan Alex Lanier

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:17 WIB
Tunggal muda Indonesia, Alwi Farhan masih belum bisa melangkah lebih jauh di Singapore Open 2026. Langkahnya terhenti di semifinal. (PBSI)
Tunggal muda Indonesia, Alwi Farhan masih belum bisa melangkah lebih jauh di Singapore Open 2026. Langkahnya terhenti di semifinal. (PBSI)

SportlinkNews - Langkah gemilang Alwi Farhan di Singapore Open 2026 harus terhenti di babak semifinal.

Tunggal putra muda Indonesia itu gagal melangkah ke partai puncak setelah dikalahkan wakil Prancis, Alex Lanier, dalam dua gim langsung 14-21, 11-21 di Singapore Indoor Stadium, Sabtu, 30 Mei 2026.

Hasil tersebut mengakhiri perjalanan impresif Alwi yang sebelumnya tampil meyakinkan sepanjang turnamen BWF Super 750 tersebut.

Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Meski gagal menembus final, pencapaian semifinal tetap menjadi modal berharga bagi pemain berusia 20 tahun itu untuk menatap turnamen-turnamen berikutnya.

Usai pertandingan, Alwi mengakui dirinya kesulitan keluar dari tekanan yang terus diberikan Lanier sejak awal laga.

Kekuatan pukulan dan permainan agresif lawannya menjadi faktor utama yang membuatnya tidak mampu mengembangkan permainan terbaik.

Baca Juga: Aprilia Kuasai Pole Position, Ducati di Barisan Kedua GP Italia di Mugello

"Pastinya tetap bersyukur bisa melaju sejauh ini, tapi sangat disayangkan hari ini saya rasanya bermain terus tertekan. Memang Alex mempunyai power yang sangat kuat, itu kelebihan dari dia yang kurang bisa saya antisipasi," ungkap Alwi.

Menurutnya, tidak ada kendala berarti terkait kondisi lapangan. Tekanan yang dirasakan murni berasal dari permainan Lanier yang terus memaksanya bertahan dan sulit mengambil inisiatif serangan.

"Tidak ada perbedaan kondisi lapangan, hanya Alex yang mencoba terus menekan saya. Jadi memang saya terus merasakan pressure yang berlebihan karena power-nya sangat eksplosif dan sangat kencang, membuat saya susah keluar dari tekanan," katanya.

Baca Juga: Masa Depan di Manchester City Belum Jelas, Tijjani Reijnders Diincar Atletico Madrid

Alwi juga menilai beberapa momen krusial menjadi titik balik yang menguntungkan lawannya.

Sejumlah bola tanggung yang seharusnya bisa dikonversi menjadi poin justru berhasil dikembalikan Lanier, sehingga membuat kepercayaan dirinya menurun sepanjang pertandingan.

"Tadi juga beberapa momen bola tanggung yang seharusnya saya bisa poin, dia berhasil membalikkan. Itu berpengaruh ke permainan pada akhirnya," ucapnya. Bagi Alwi ini merupakan kekalahan dari enam pertemuan mereka. 

Baca Juga: Persebaya Surabaya Amankan Jasa Francisco Rivera Lewat Kontrak Jangka Panjang

Alwi pun bertekad menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi. Ia ingin mempelajari lebih dalam aspek-aspek permainan Lanier yang belum mampu diantisipasinya agar lebih siap jika kembali berhadapan di masa mendatang.

"Semua sebenarnya sudah dipersiapkan, tapi memang jalannya tidak sesuai apa yang saya mau," tuturnya.

"Pasti saya harus belajar dan evaluasi lebih mendalam apa yang menjadi kelebihan yang kurang bisa saya antisipasi. Itu menjadi modal utama ketika nanti bertemu lagi."

Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2026, Kelayakan Kylian Mbappe sebagai Kapten Prancis Dipertanyakan

Setelah menyelesaikan kiprahnya di Singapore Open, Alwi kini langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Open 2026 yang akan dimulai pekan depan.

Ia berharap bisa segera bangkit dan tampil lebih baik di hadapan publik sendiri.

"Saya akan kembali lebih kuat secepatnya dan mencoba fokus persiapan untuk Indonesia Open," katanya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X