Namun, beberapa sektor lain masih menyisakan keraguan, terutama di lini depan karena Jerman krisis penyerang murni kelas dunia. Hal ini menjadi tantangan terbesar yang harus segera dipecahkan oleh jajaran pelatih.
Niclas Fullkrug yang merupakan striker murni nomor sembilan dicoret dari skuad menyusul performa buruknya bersama AC Milan setelah hanya mencetak satu gol di Serie A. Sebaliknya, penyerang Newcastle, Nick Woltemade, berhasil masuk skuad meskipun penampilannya di level klub naik-turun karena dinilai bermain lebih efektif sebagai penyerang lubang.
Baca Juga: Milan Lebih Cenderung Memilih Glasner daripada Jaissle untuk Pelatih Baru
Kai Havertz bisa menjadi opsi alternatif untuk diplot sebagai penyerang bayangan (false nine) di lini depan. Meskipun itu bukan posisi aslinya, bintang Arsenal tersebut kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama karena minimnya opsi penyerang tengah yang berkualitas.
Walaupun dihadapkan pada keterbatasan materi pemain di beberapa lini, Nagelsmann menolak untuk bersikap realistis secara berlebihan. Ia tetap memasang target setinggi langit untuk membawa pulang trofi sepak bola paling bergengsi tersebut.
“Saya sudah berulang kali mengatakan bahwa kami ingin menjadi juara dunia,” tegas Nagelsmann saat meresmikan skuadnya kepada media.
Baca Juga: Tiga Pemain Real Madrid Raih Penghargaan Liga Champions
Peta Persaingan di Fase Grup
Tanpa bermaksud meremehkan tim lain, Jerman tampaknya bisa sedikit bernapas lega setelah melihat hasil pengundian di Grup E. Di atas kertas, kualitas skuad mereka diprediksi akan mampu melenggang ke babak berikutnya tanpa hambatan berarti.
Jerman akan memulai perjuangan pada 14 Juni dengan menghadapi Curacao, negara terkecil yang pernah mencatatkan sejarah lolos ke putaran final Piala Dunia. Pertandingan pembuka ini menjadi momentum penting bagi Die Mannschaft untuk mengamankan tiga poin pertama.
Ujian yang lebih berat baru akan tersaji pada laga kedua, 20 Juni saat Jerman ditantang oleh wakil Afrika, Pantai Gading. Negara tersebut kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen 12 tahun dan diperkuat oleh talenta berbahaya seperti Amad Diallo.
Baca Juga: Model Inggris Ini Dukung Timnas Belanda Setelah Kencan Rahasia dengan Pemain Premier League
Laga pemungkas grup akan digelar pada 25 Juni melawan Ekuador, yang lolos ke putaran final dengan status mengejutkan sebagai runner-up kualifikasi di atas Brasil, Kolombia, dan Uruguay. Mereka dikenal sebagai tim yang memiliki disiplin taktik tinggi setelah hanya kebobolan lima gol dari 18 laga kualifikasi, sehingga akan menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus Jerman.
Meskipun demikian, Jerman tetap diunggulkan dan memikul ekspektasi besar publiknya untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Ini adalah target minimal yang harus dipenuhi sejak terakhir kali mereka melakukannya pada 2014 saat keluar sebagai juara dunia.
Jadwal Pertandingan Penyisihan
14 Juni 2026: Jerman vs Curacao (Houston, Texas, Amerika Serikat)
20 Juni 2026: Jerman vs Pantai Gading (Toronto, Kanada)
25 Juni 2026: Ekuador vs Jerman (East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat)
Profil Jerman
Jumlah penampilan Piala Dunia: 20
Penampilan terbaik: Juara (1954, 1974, 1990, 2014)
Penampilan pertama: 1934 (Italia)
Pencetak gol terbanyak: Miroslav Klose (16)
Penampilan terbanyak: Lothar Matthaus (25)
Pemain yang patut diperhatikan: Florian Wirtz
Peringkat dunia FIFA: 8
Artikel Terkait
Kebahagiaan Terbesar Ronaldo di Usia 41 Tahun Menjelang Piala Dunia
Vinicius Bersinar Tanpa Neymar, Brasil Memulai Piala Dunia 2026 dengan Spektakuler
Piala Dunia 1982: Paolo Rossi, Pahlawan yang Mengubah Jalannya Sejarah
Aturan Baru Piala Dunia 2026 Menimbulkan Masalah, Pemain Harus Perhatikan Ini
Grup I Piala Dunia: Norwegia Kembali ke Piala Dunia 2026, Era Haaland–Odegaard Dimulai