Bek Socceroos Milos Degenek, yang akan bermain di Piala Dunia ketiganya di Amerika Utara, sebelumnya mengatakan bahwa pengalaman timnya di Piala Dunia bisa menjadi keuntungan.
"Turki juga mendapat banyak tekanan, karena mereka belum pernah ke Piala Dunia sejak 2002. Ada banyak harapan pada mereka, dan banyak tekanan," kata Degenek.
Harapan dan beban ekspektasi itu diakui oleh Calhanoglu dan bek tengah Turki, Ozan Kabak.
Baca Juga: Ranking Naik, Target Belum Usai: Timnas Indonesia Kini Mengejar Gerbang 100 Besar Dunia
"Kami bangga, setelah 24 tahun, bisa kembali lagi. Semua orang tahu bagaimana rasanya, dan tekanannya," kata Calhanoglu.
" Kami telah mempersiapkan diri dengan sangat baik selama dua, tiga minggu ini, dan fokus kami hanya pada pertandingan besok."
“Seluruh tim tahu betapa besar tekanannya. Tapi pada saat yang sama, kami juga menikmati momen ini. Kami tidak bisa melupakan momen ini, karena sejak kecil, kita selalu memimpikannya."
Baca Juga: Balaton Park Jadi Saksi Kemenangan ke-100 Marc Marquez dan Ducati
“Jelas, ini tekanan besar, tetapi kami berharap mereka mengharapkan sesuatu dari kami,” tambah Ozan Kabak.
“Karena kami belum pernah berada di panggung ini, panggung terbesar di dunia. Jadi, mari kita fokus pada permainan kita, jangan memikirkan tekanan dan mainkan permainan kita."
"Saya pikir kita bisa, kita bisa mencapai sesuatu yang besar dan membuat mereka bangga,” ucap Ozan Kabak.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dilirik Turki, FPTI Pastikan Loyalitas Tetap untuk Merah Putih
Hakan Calhanoglu Digadang Bakal Tinggalkan Inter, Ini Pernyataan Tegas Agen Gordon Stipic
Balap F1 akan Kembali ke Turki untuk Kalender Musim 2027
Grup D Piala Dunia 2026: Turki Bertekad Merebut Kembali Kejayaan