Ia menjelaskan, tawaran tersebut menyasar lebih dari satu atlet. Jika disetujui, jumlahnya bisa mencapai beberapa nama sekaligus. "Bisa sampai tiga sampai lima atlet yang ditawari."
Meski demikian, respons para atlet justru menjadi sorotan positif. Di tengah iming-iming fasilitas lebih baik, gaji tinggi, hingga kesempatan tampil di kompetisi Eropa, menurut Yenny para atlet Indonesia memilih tetap bertahan.
"Alhamdulillah, atlet-atlet kita kalau dibelah dadanya masih Merah Putih. Walaupun tawarannya sangat menggiurkan, mereka tetap bangga membela Indonesia," tukasnya.
Baca Juga: Agenda Padat Timnas Indonesia 2026, Ujian Berat Era Herdman
FPTI sendiri memastikan akan terus memberikan dukungan maksimal agar para atlet tetap berkembang dan berprestasi bersama Indonesia, tanpa harus mencari peluang di negara lain.
Artikel Terkait
FPTI Rombak Susunan Pelatnas 2026, Perkuat Struktur Menuju LA 2028
Village PM: Inovasi Sepatu Skate Terinspirasi Sepatu Panjat Tebing
Kasus Pelecehan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing Masuk Ranah Hukum, Pemerintah Dorong Perbaikan Sistem Pembinaan
Timnas Panjat Tebing Siap Rebut Tiket Asian Games di Kejuaraan Asia 2026
16 Atlet Panjat Tebing Indonesia di Kejuaraan Asia 2026