Hilangnya sepatu yang sudah didesain khusus sesuai anatomi kaki masing-masing pemain tentu menjadi pukulan telak yang mengganggu kenyamanan psikologis mereka. Kehilangan perlengkapan mendasar ini memaksa staf internal tim nasional bekerja ekstra keras selama 24 jam penuh untuk mencari solusi alternatif.
Baca Juga: Indonesia Sapu Bersih Lebanon, Kini Bidik Posisi Kelima AVC Cup 2026
Jajaran pengurus teras Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan langsung bergerak cepat menghubungi pihak perusahaan sponsor. Langkah darurat ini diambil guna meminta pengiriman kilat pasokan alat olahraga baru sebagai pengganti dari perlengkapan tim yang telah raib.
Insiden luar lapangan yang sangat mengejutkan ini juga memicu gelombang kritik tajam dari publik. Sistem pengawasan internal dari perusahaan jasa pengangkutan yang ditunjuk oleh pihak federasi kini dinilai sangat lemah dan dituntut untuk dievaluasi total.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Kanada Berbagi Poin dengan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026, Cyle Larin Jadi Penyelamat
Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Mencoba Bangkit di Rumahnya Sendiri
Hakan Calhanoglu Yakin Turki Akan Mendominasi Australia di Laga Grup D Piala Dunia 2026
Luka Modric Siap Pensiun Setelah Piala Dunia 2026 Kelar
Piala Dunia 2026 Dinilai Mahal, Timnas Jerman Sediakan Bus Gratis untuk Suporter