SportlinkNews - Kemenangan bersejarah Skotlandia pada laga pembuka Piala Dunia 2026 langsung memberikan tekanan kepada para wakil Eropa lainnya.
Setelah Tartan Army mengalahkan Haiti 1-0 dan menjadi satu-satunya tim Eropa yang meraih kemenangan sejauh ini, kini sorotan beralih kepada Jerman dan Belanda yang akan memulai perjalanan mereka di turnamen.
Skotlandia membuka kampanye mereka dengan hasil manis di Stadion Gillette, Boston. Gol tunggal John McGinn pada babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi.
Baca Juga: Ziarah Emosional di Piala Dunia 2026, Skuad Portugal Kenakan Gelang Khusus Diogo Jota
Gol tersebut tercipta dengan sedikit keberuntungan setelah bola mengalami dua kali perubahan arah sebelum bersarang di gawang Haiti. Namun, hal itu tidak mengurangi arti penting momen tersebut bagi Skotlandia.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Skotlandia di ajang Piala Dunia sejak 1990 sekaligus menghadirkan harapan baru bagi tim asuhan Steve Clarke untuk menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Tambahan tiga poin juga mengantar Skotlandia memuncaki klasemen sementara Grup C. Mereka kini berada dalam posisi yang menjanjikan sebelum menghadapi tantangan lebih berat melawan Maroko dan Brasil pada laga berikutnya.
Baca Juga: Indonesia Tundukkan Australia, Akhiri AVC Women’s Nations Cup 2026 di Peringkat Kelima
Di tengah euforia Skotlandia, perhatian kini tertuju kepada dua kekuatan tradisional Eropa, Jerman dan Belanda, yang baru akan memainkan pertandingan pertama mereka.
Jerman dijadwalkan menghadapi Curacao, tim yang berstatus underdog dalam turnamen ini. Secara kualitas, Der Panzer lebih diunggulkan, tetapi kemenangan Skotlandia membuat ekspektasi terhadap tim-tim besar Eropa semakin tinggi.
Beberapa jam setelahnya, Belanda akan menjalani ujian yang tidak kalah berat saat berhadapan dengan Jepang.
Baca Juga: Tornado Terjang Kansas City, Skuad Timnas Inggris Dievakuasi ke Ruang Pelindung
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung lebih seimbang mengingat Jepang dalam beberapa tahun terakhir mampu menunjukkan perkembangan signifikan di level internasional.
Persaingan antarwakil Eropa juga mulai menarik perhatian sejak hari-hari awal turnamen. Selain kemenangan Skotlandia, laga lain yang melibatkan tim satu grup berakhir imbang 1-1 di New York.
Sementara itu, Qatar berhasil meraih poin pertama setelah menahan Swiss, dan Australia mencuri perhatian lewat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Turki.
Baca Juga: FIFA Jamin Bayar Penuh Honorarium Wasit Somalia meski Gagal Tugas di Piala Dunia 2026
Hasil-hasil tersebut membuat Jerman dan Belanda tidak memiliki banyak ruang untuk memulai turnamen dengan langkah yang salah.
Kemenangan akan menjadi target utama, bukan hanya untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur, tetapi juga untuk menjaga reputasi Eropa di tengah ketatnya persaingan Piala Dunia 2026.
Untuk sementara, Skotlandia menjadi standar yang harus diikuti. Kini, giliran Jerman dan Belanda membuktikan bahwa mereka juga siap mengawali perjalanan dengan hasil maksimal.
Artikel Terkait
Gara-gara FIFA, Mesir Kehilangan Lambang Tujuh Bintang di Jersey Timnasnya di Piala Dunia 2026
Jepang Ingin Juara Piala Dunia: Hanya Janji Kosong, atau Akan Membawa Kejayaan bagi Asia?
Suporter Edan! Gowes Sepeda 25.000 Km Demi Mendukung Jerman di Piala Dunia 2026
FIFA Jamin Bayar Penuh Honorarium Wasit Somalia meski Gagal Tugas di Piala Dunia 2026
Ziarah Emosional di Piala Dunia 2026, Skuad Portugal Kenakan Gelang Khusus Diogo Jota