Thomas Tuchel Minta Skuad Inggris Tampil Lebih Agresif

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 28 Juni 2026 | 20:36 WIB
Skuad Inggris. (Getty Images)
Skuad Inggris. (Getty Images)

SportlinkNews - Tim nasional Inggris sukses mengunci status juara Grup L Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Panama dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga pemungkas babak penyisihan, Minggu (28/6) pagi WIB. Sepasang gol kemenangan skuad The Three Lions di Stadion New York New Jersey tersebut masing-masing dilesakkan oleh Jude Bellingham dan Harry Kane.

Raihan tiga poin tersebut mengukuhkan posisi Inggris di puncak klasemen akhir babak grup dengan koleksi tujuh poin. Skuad asuhan Thomas Tuchel tersebut berhak melenggang ke babak 32 besar untuk menantang Republik Demokratik Kongo yang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Kendati berhasil memetik kemenangan dengan selisih dua gol, perjuangan Inggris tidak didapatkan dengan mudah di atas lapangan. Barisan pertahanan rapat yang digalang Panama sempat membuat lini serang juara Piala Dunia 1966 tersebut mengalami kebuntuan total sepanjang paruh pertama pertandingan.

Baca Juga: Fleksibilitas Peran Yusuf Meilana Bikin Persebaya Tertarik dan Merekrutnya untuk Super League 2026/27

"Kami melakukan apa yang memang harus dilakukan. Pertandingan ini berjalan seperti yang kami perkirakan: laga yang berat melawan lawan yang mengandalkan kekuatan fisik,” ujar Tuchel usai laga seperti dilansir ESPN.

Juru taktik asal Jerman tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya yang mampu tampil sabar dalam membongkar kedisiplinan Panam. Tuchel juga memuji keseimbangan taktis pasukannya yang tetap waspada terhadap skema serangan balik cepat yang diperagakan oleh Panama.

“Mereka adalah tim yang sulit dibobol, dan kami menjadi satu-satunya tim yang mampu menciptakan peluang sebanyak ini serta mencetak dua gol. Kami bermain sangat agresif, tetapi juga harus berhati-hati terhadap serangan balik mereka,” ucapnya.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Ketika Tiga Menit Jeda Minum Air Menuai Kritik

Dominasi total Inggris di atas lapangan hijau tercermin lewat catatan statistik yang menunjukkan penguasaan bola superior hingga menyentuh angka 67 persen. Kreativitas serangan Tiga Singa juga terbukti sangat efektif melalui torehan 17 tembakan dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang Panama.

Walaupun mencatatkan statistik yang mengesankan, Tuchel mengingatkan pasukannya untuk tidak cepat puas karena intensitas persaingan akan makin berlipat di fase gugur. Ia menilai pembenahan detail-detail kecil dan efektivitas dalam situasi perebutan bola harus menjadi prioritas utama tim sebelum laga berikutnya.

"Masih banyak yang bisa kami tingkatkan. Kami harus melakukan begitu banyak detail dengan benar, dan kami membutuhkan pendekatan yang agresif saat menghadapi duel satu lawan satu," ujarnya.

Baca Juga: Final IBL 2026 Berakhir di Gim 5, Format Baru Dinilai Tingkatkan Daya Saing

Tuchel menegaskan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya baru akan diuji saat timnya memasuki babak hidup-mati di fase gugur nanti. Ia sangat optimistis ikatan emosional serta mentalitas pemenang yang telah terbentuk di dalam skuad akan membuat performa Inggris semakin meledak di laga-laga besar.

"Turnamen sesungguhnya dimulai sekarang, di babak gugur. Kini kami akan mengumpulkan kembali kekuatan dan energi kami, lalu membangun dari apa yang sudah kami miliki, semangat tim, daya juang, dan keyakinan. Kami akan tampil lebih baik lagi. Semakin besar pertandingan yang kami hadapi, semakin besar pula performa kami," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Klasemen Akhir Grup K: Kolombia Kangkangi Portugal

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:26 WIB

Kroasia Ungguli Ghana dengan Penuh Perjuangan

Minggu, 28 Juni 2026 | 07:34 WIB
X