Koeman Mundur, Pemain Belanda Gagal Tos-tosan Jadi Pelecehan Rasial

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 1 Juli 2026 | 09:05 WIB
Ronald Koeman mundur sebagai pelatih timnas Belanda
Ronald Koeman mundur sebagai pelatih timnas Belanda

SportlinkNews - Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ronald Koeman mengundurkan diri sebagai manajer.

Belanda kalah melawan Maroko di babak 32 besar lewat adu penalti. Para pemain Belanda yang gagal mencetak gol saat tos-tosan menjadi sasaran pelecehan rasial secara daring.

Tim asuhan Ronal Koeman tersingkir oleh Maroko dalam adu penalti babak 32 besar setelah bermain imbang 1-1 di Monterrey, Rabu 30 Juni 2026.

Baca Juga: Trackhouse Ungguli Tim Aprilia Racing, Sebuah Peringatan Halus untuk Pabrikan Noale

Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville semuanya gagal mencetak gol dari titik penalti dan menjadi sasaran komentar diskriminatif, rasis, dan penuh kebencian di media sosial, kata Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB).

Koeman, 63 tahun, mengundurkan diri dari masa jabatan keduanya sebagai pelatih tim nasional dan mengisyaratkan bahwa ia mungkin telah mengakhiri karier manajerialnya sepenuhnya.

Ia mengatakan di Instagram: "Melihat kembali karier saya, saya merasa sangat bangga. Saya telah bekerja dengan klub dan orang-orang yang membentuk saya dan memberi saya kenangan yang akan saya hargai seumur hidup."

Baca Juga: Janice Tjen Akhiri Penantian 22 Tahun Indonesia di Wimbledon

"Kita semua bermimpi tentang Piala Dunia di mana kita akan menulis sejarah." Itu tidak berhasil. Tidak ada yang lebih kecewa daripada saya.

"Beberapa tahun terakhir telah membuat saya menyadari kembali bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada sepak bola. Sepak bola telah menjadi hidup saya, tetapi kesehatan tidak ternilai harganya. Ketika seseorang yang Anda cintai sedang berjuang melawan penyakit yang berat, perspektif Anda berubah."

Istri Koeman, Bartina, telah didiagnosis menderita kanker payudara.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kesalahan Verbruggen Merugikan Belanda dalam Adu Penalti yang Buruk

Sementara itu, KNVB mengatakan akan menuntut secara pidana siapa pun yang telah melakukan pelecehan terhadap pemainnya.

"Kami menganggap ini mengerikan," kata FA.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: BBC

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mbappe Bersinar, Prancis Hancurkan Swedia

Rabu, 1 Juli 2026 | 06:37 WIB
X