SportlinkNews - Tim nasional Inggris sukses menyegel satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati laga sengit. Kendati berhasil melaju, skuad Tiga Singa diprediksi akan menghadapi ujian yang jauh lebih berat.
Langkah berat harus dilewati Inggris saat melakoni pertandingan melelahkan di babak 32 besar demi mengamankan posisi. Skuad Tiga Singa dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyudahi perlawanan alot dari RD Kongo.
Pertemuan antara kedua negara tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi di Stadion Atlanta pada Rabu (1/7) malam WIB. Melalui perjuangan yang dramatis, Inggris akhirnya menyudahi pertandingan dengan skor 2-1.
Baca Juga: Madura United FC Rekrut Kapten Timnas Paraguay untuk Super League Musim 2026/27
Jalannya laga babak pertama sempat membuat pendukung Inggris terhenyak karena koordinasi pertahanan yang dinilai cukup rapuh. Akibat kelengahan di barisan belakang, gawang mereka harus kebobolan lebih awal lewat skema serangan cepat tim lawan.
Pemain Kongo, Brian Cipenga, mencatatkan namanya di papan skor saat laga baru berjalan tujuh menit. Gol kilat tersebut membawa The Leopards memimpin sementara dan menutup paruh pertama dengan keunggulan.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Inggris langsung meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan defisit satu gol. Perubahan taktik yang diterapkan dari pinggir lapangan terbukti ampuh membongkar lini pertahanan ketat RD Kongo.
Baca Juga: Rivalitas Tim Super League 2026/27 Semakin Tajam, Rayhan Hannan: Level Kompetisi akan Naik
Penyerang Harry Kane, tampil sebagai pahlawan penyelamat berkat ketajamannya di dalam kotak penalti. Dua gol yang diborong oleh pemain bernomor punggung sembilan tersebut sukses membalikkan kedudukan sekaligus mengunci kemenangan krusial.
Ujian sesungguhnya kini sudah menanti Inggris pada babak perdelapan final yang dipastikan menyedot perhatian publik. Mereka dijadwalkan menantang salah satu tim raksasa yang bertindak sebagai tuan rumah turnamen, yakni Meksiko.
Meksiko sejauh ini tampil sangat impresif sepanjang bergulirnya Piala Dunia 2026. Kolektivitas permainan El Tri menjadi ancaman serius bagi ambisi besar Inggris untuk terus melaju ke babak selanjutnya.
Baca Juga: Dijegal Meksiko, Pelatih Ekuador Mundur dari Kursi Kepelatihan
Ketajaman lini depan dan kokohnya tembok pertahanan Meksiko tercermin jelas dari catatan statistik mentereng yang mereka torehkan sejauh ini. Negara Amerika Utara tersebut berhasil menyapu bersih seluruh empat pertandingan yang telah dijalani dengan hasil kemenangan.
Daya ledak lini serang Meksiko terbukti sangat produktif dengan gelontoran delapan gol ke gawang lawan selama fase grup hingga babak gugur. Kehebatan tersebut makin lengkap lantaran lini belakang mereka tercatat masih suci alias belum pernah kebobolan satu gol pun.
Artikel Terkait
Jadi Pahlawan Kemenangan Inggris, Harry Kane Tetap Rendah Hati
Rivalitas Tim Super League 2026/27 Semakin Tajam, Rayhan Hannan: Level Kompetisi akan Naik
Krisis Ganda Sepak Bola Jerman, Usai Tersingkir dari Piala Dunia Kantor DFB Digeledah Polisi
Desabre Kecewa Dua Gol Menit Akhir Harry Kane Pulangkan RD Kongo
Ekuador Tersingkir, Beccacece Jadi Pelatih Keenam yang Mundur di Piala Dunia 2026