SportlinkNews - Titan Run kembali mencatatkan prestasi dalam penyelenggaraan edisi 2026. Setelah tahun lalu meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai acara lari pertama yang menyajikan durian, tahun ini ajang tersebut kembali memperoleh penghargaan.
Rekor kali ini diberikan kepada Titan Run sebagai penyelenggara lomba lari dengan jarak tempuh 17,8 kilometer. Rekor tersebut menjadi bagian spesial dalam perayaan satu dekade penyelenggaraan Titan Run yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (15/8/2026).
Project Director Titan Run 2026, Ailiy, mengatakan pencapaian tersebut membuat penyelenggaraan tahun ini terasa semakin istimewa. Menurutnya, para peserta memiliki peran besar dalam lahirnya rekor MURI tersebut.
Baca Juga: Tjetjep Firmansyah dan Jejak Kejayaan Aspac: Empat Gelar dan Lahirnya Para Bintang Indonesia
"Tahun ini sangat spesial karena kita merayakan 10 tahun Titan Run dan tahun lebih spesial lagi karena Titan Run mendapatkan rekor MURI sebagai penyelenggara lomba lari dengan jarak tempuh 17,8 kilometer. Jadi hari ini sangat spesial. Terima kasih para runners, hari ini bersama-sama membuat histori" ujar Ailiy.
Berkat pencapaian tersebut, Titan Run kini memiliki dua catatan MURI yang berkaitan dengan karakter khas acara tersebut.
Direktur Titan Group, Victor B. Tanuadji, menyebut keberhasilan Titan Run bertahan selama satu dekade menjadi hal yang patut dibanggakan. Ia menilai konsistensi menjadi salah satu kunci sehingga acara tersebut dapat terus berjalan, termasuk melewati masa sulit ketika pandemi Covid-19.
Baca Juga: Timo Ingin Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara Jadi Inspirasi Anak Perempuan
"Luar biasa, Titan Run sudah 10 tahun, lewat susah dan senangnya. Dari Covid kita bisa bangkit lagi pelan-pelan. Yang saya banggakan kepada tim panitia Titan Run adalah selalu konsisten dalam 10 tahun ini," kata Victor.
Pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah peserta juga mengalami peningkatan. Setelah sekitar 5.000 peserta ambil bagian pada tahun lalu, Titan Run 2026 diikuti 6.000 pelari.
Menurut Victor, peningkatan jumlah peserta menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan acara ini. Namun, pihak penyelenggara tetap mempertimbangkan kenyamanan pelari ketika menentukan kapasitas peserta.
Baca Juga: Hadapi Raja Asia Tenggara, Putri Nusantara U-16 Turunkan Skuad Terbaik
"Yang bisa saya banggakan adalah konsistensi tim panitia yang sudah sepuluh tahun edisi Titan Run digelar. Semua peserta selalu senang dalam mengikuti acara ini," ucap Victor.
Selain mempertahankan jarak 17,8 kilometer, Titan Run juga mempertahankan sejumlah karakteristik yang telah melekat selain ini. Salah satunya adalah penyediaan makanan dan minuman bagi peserta secara gratis setelah menyelesaikan lomba.
Artikel Terkait
Resmi Dilantik, Bima Arya Siap Bawa Cabang Lari Trail Indonesia Mendunia
Masuk Usia Sedekade, Titan Run 2026 Kembali Hadir dengan Kategori Ikonik
Atlet Lari Inggris Mengalami Pendarahan Setelah Kakinya Sobek
Pengorbanan Atlet Lari Trail Indonesia Sabet 6 Medali Emas, dari Progam Hamil hingga Tersesat