“Saat kami berjalan menuju gawang, saya berpikir, ‘Dia sangat besar.’ Tingginya seperti pemain bola basket, tetapi tinggi badannya menipu karena dia sangat cepat dan lincah. Dia luar biasa. Dia telah menjaga gawangnya tetap aman selama bertahun-tahun, termasuk melakukan penyelamatan luar biasa, jenis penyelamatan yang menentukan pertandingan.”
Pada musim 2013/14, kiper pilihan ketiga Atletico adalah Yassine Bounou, juga dikenal sebagai Bono, yang telah menjadi salah satu pemain yang menonjol di tim Maroko pada Piala Dunia FIFA 2026 yang sedang berlangsung.
Aranzubia, yang kini bekerja sebagai pelatih kiper, berkata sambil tersenyum lebar: “Saat itu saya berusia 34 tahun, sementara mereka berusia 21 atau 22 tahun."
Baca Juga: Ruben Amorim Mengaku Banyak Membuat Kesalahan Selama Memimpin di Manchester United
"Mereka berdua sangat ingin belajar, dan kami sangat akrab. Courtois sudah mapan, sementara Bono baru mulai menunjukkan kemampuannya dan membuktikan kualitasnya. Saat ini, mereka adalah dua kiper terbaik di dunia,” ungkapnya.
Courtois kembali ke Chelsea menjelang musim 2014/15, dan pada tahun 2018, setelah membantu Belgia meraih tempat ketiga di Piala Dunia di tanah Rusia, ia mencari tantangan baru dan bergabung dengan klubnya saat ini, Real Madrid.
Ia tampil sebanyak 154 kali untuk Atletico dan Chelsea. Kini ia telah melampaui angka tersebut untuk Los Blancos, dengan total 333 penampilan.
Baca Juga: Terganggu Proyek Konstruksi, Skuad Norwegia Terpaksa Pindah Hotel
Sementara itu, ia telah dipercaya sebagai kiper utama negaranya sebanyak 114 kali. Koleksi trofinya yang melimpah termasuk dua gelar Liga Champions UEFA, dua gelar Liga Premier, dan empat gelar La Liga.
Namun, mungkin yang paling mengesankan dari semuanya, ia telah mempertahankan statusnya sebagai kiper kelas dunia selama 15 tahun terakhir.
Kini tampil di Piala Dunia keempatnya sebagai kiper nomor 1 Belgia yang tak tergantikan, Courtois siap menjadi pusat perhatian dalam pertandingan besar hari Jumat antara negara yang melahirkannya dan negara yang membentuknya, saat Spanyol dan Belgia bersiap untuk berhadapan dalam pertandingan yang menjanjikan tontonan spektakuler di Los Angeles.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Inggris vs Norwegia Terancam Ditunda, Miami Disembur Debu Sahara
Prancis yang Menang, London Bergejolak
Khawatir dengan Wasit, Swiss Bersiap Menghadapi Potensi Kartu Merah Melawan Argentina
Lionel Messi Bisa Kembali Terkena Sanksi Jika Argentina Mencapai Final Piala Dunia 2026
Prediksi Spanyol vs Belgia: Beban Berat Sejarah