Investigasi Terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina Tidak Terkait dengan Piala Dunia 2026

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 23 Juli 2026 | 11:48 WIB
Pengadilan Argentina secara resmi mendakwa Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina dan Bendaharanya saat babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 sedang berlangsung. (Reuters)
Pengadilan Argentina secara resmi mendakwa Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina dan Bendaharanya saat babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 sedang berlangsung. (Reuters)

Menurut tuduhan tersebut, perusahaan itu menjadi alat untuk pencucian uang dan pengalihan dana dari kesepakatan sponsor yang ditandatangani oleh tim nasional Argentina dari Piala Dunia terakhir hingga Piala Dunia 2030.

Para penyelidik memperkirakan bahwa perusahaan tersebut menyimpan sekitar 30% dari total pendapatan komersial AFA selama periode tersebut.

Menurut El Pais, bahkan selama Piala Dunia, jaksa federal dan agen FBI mulai mengumpulkan kesaksian terkait aktivitas keuangan AFA di Amerika Serikat.

Baca Juga: Ini Biang Kerok yang Bikin Francesco Bagnaia Terlambat Panas di MotoGP 2026

Para penyelidik ingin mengklarifikasi bagaimana AFA melakukan transaksi keuangannya dan menentukan apakah aktivitas ini merupakan kejahatan menurut hukum AS.

Hanya tiga hari setelah final Piala Dunia 2026, media Argentina melaporkan bahwa FBI telah menahan sementara pesawat yang membawa tim nasional di Bandara JFK (New York) untuk menyita perangkat elektronik milik para pemimpin AFA (Asosiasi Sepak Bola Argentina) berpangkat tinggi.

“Investigasi dimulai selama Piala Dunia. Saat Claudio Tapia dan tim kepemimpinan AFA mendampingi tim ke AS, agen FBI dan jaksa dari Departemen Kehakiman AS mulai merekonstruksi semua transaksi yang dilakukan melalui struktur keuangan yang digunakan untuk mengelola kontrak komersial internasional AFA. Total nilai transaksi yang sedang diselidiki melebihi $300 juta,” lapor Infobae.

Baca Juga: Ronaldo: Spanyol Memberikan Kekalahan Memalukan pada Messi

Namun, sumber yang dekat dengan presiden AFA menolak semua tuduhan tersebut, menyebutnya "palsu" dan "tidak berdasar." Pengacara Mariano Lizardo, yang membela Tapia, mengatakan kepada surat kabar La Nacion: "Saya baru saja berbicara dengannya. Itu sama sekali tidak terjadi."

Sementara itu, pengacara Marcelo Rocchetti, yang mewakili Pablo Toviggino, juga menegaskan: "Klien saya belum menerima panggilan apa pun dari otoritas peradilan Argentina atau Amerika."

Dalam siaran pers, AFA sebagian membantah informasi yang dipublikasikan.

“Mengingat informasi yang dipublikasikan di media, Asosiasi Sepak Bola Argentina menganggap perlu untuk mengklarifikasi bahwa dokumen yang disebut dalam banyak artikel bukanlah surat panggilan yang dikirim kepada Presiden AFA Claudio Tapia atau Bendahara Pablo Toviggino.”

Baca Juga: Kesombongan atau kebanggaan? Argentina Bergulat dengan Label Penjahat Piala Dunia

“Surat panggilan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Distrik Selatan Florida dikirim kepada pihak ketiga, yang mengharuskan orang ini untuk hadir di hadapan dewan juri dan berpotensi memberikan dokumen dan transkrip komunikasi yang berkaitan dengan berbagai individu, termasuk para pemimpin Asosiasi Sepak Bola Argentina,” demikian pernyataan tersebut.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: as

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden La Liga: FIFA Menghancurkan Sepak Bola

Rabu, 22 Juli 2026 | 06:44 WIB
X