SportlinkNews - Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengonfirmasi adanya penjajakan awal untuk memboyong Pep Guardiola sebagai pelatih Gli Azzurri. Kendati demikian, ia menegaskan proses komunikasi tersebut belum berujung pada kesepakatan final.
Nama pelatih kawakan asal Spanyol itu mendadak mencuat ke permukaan guna mengisi kursi kepelatihan yang ditinggalkan Gennaro Gattuso. Eks juru taktik Manchester City tersebut saat ini berstatus tanpa klub setelah memilih menyudahi pengabdiannya di Inggris pada penghujung musim lalu.
Langkah konkret manajemen FIGC dikabarkan telah dimulai melalui jajaran petingginya di Spanyol. Direktur Teknik Paolo Maldini bersama Penasihat Teknis Leonardo Araujo dilaporkan langsung terbang ke Barcelona pada akhir pekan lalu untuk menggelar pertemuan khusus.
Baca Juga: Tim Pelatih Persebaya Gunakan CMJ Test untuk Ukur Kondisi Fisik Pemain Usai Pertandingan
Kabar penjajakan tingkat tinggi ini mendulang reaksi beragam di kalangan pendukung setia tim nasional Italia. Di satu sisi para suporter merasa optimis, tetapi di sisi lain muncul keraguan mendalam terkait realisasi kepindahan Guardiola.
Faktor finansial menjadi sorotan utama mengingat besaran gaji Guardiola berada jauh di atas standar anggaran FIGC. Selain itu, mantan pelatih Barcelona tersebut sempat menyatakan niatnya untuk rehat sejenak dari arena lapangan hijau demi berkumpul bersama keluarga.
Merespons keraguan publik, FIGC menyatakan masalah finansial tidak menjadi penghalang utama dalam perburuan tanda tangan juru taktik top dunia ini. Namun, Malago mengingatkan masyarakat belum ada jaminan pasti Guardiola bersedia menerima pinangan tersebut.
Baca Juga: Luquinhas Perkuat Skuat Persita Mengarungi Super League 2026/27
Dalam wawancaranya di kanal siniar 'Cronache di Spogliatoio', Malago memberikan klarifikasi resmi mengenai status negosiasi yang sedang berlangsung. "Bukan berarti bahwa (pembicaraan dengan Guardiola) ini akan membuahkan hasil, tetapi saya percaya itu tepat dan penting untuk membuka dialog dan menjaga agar tetap hidup," kata Malago.
Langkah FIGC mendekati nama besar dunia dipastikan tidak melanggar etika terhadap para calon peracik strategi lainnya. Malago menjamin seluruh proses seleksi berjalan profesional tanpa mengesampingkan sosok potensial lain.
"Pembicaraan dengan Guardiola ini sama sekali bukan karena kurangnya rasa hormat terhadap kandidat lain, yang telah memulai diskusi (dengan kami), dan menambahkan nama lain sama sekali tidak akan mengurangi proses tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Motivasi Kuat Berguinho Bikin Mariano Peralta Kenakan Jersey Persib
Mengenai beban finansial federasi, Malago secara terbuka memberikan pandangannya. "Ada juga pertimbangan keuangan dan anggaran."
"Dalam jangka pendek hingga menengah, mengatakan bahwa kita harus mengencangkan ikat pinggang adalah pernyataan yang meremehkan. Namun, beberapa pengecualian telah dibuat, yang mungkin berkaitan dengan nama yang begitu dominan saat ini," ungkap Malago, merujuk pada Guardiola.
Artikel Terkait
Gagal Bawa Italia ke Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Lazio
Bangun Ulang Timnas Italia, FIGC Tunjuk Paolo Maldini Jadi Direktur Teknik
Selain Antonio Conte dan Roberto Mancini, Italia Incar Pep Guardiola untuk Kandidat Pelatih Timnas
Maldini Bujuk Guardiola Melatih Italia, Malago: Tidak Ada Jaminan