Makin Panas, UEFA Dukung Boikot Kompetisi FIFA

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 31 Juli 2026 | 10:05 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino menjual sebagian dari Piala Dunia.
Presiden FIFA Gianni Infantino menjual sebagian dari Piala Dunia.

SportlinkNews - Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia jika Presiden FIFA Gianni Infantino menjual sebagian dari kompetisi tersebut

UEFA terus melanjutkan konfliknya dengan FIFA setelah mengetahui melalui media tentang rencana Gianni Infantino untuk menjual sebagian Piala Dunia kepada sebuah perusahaan yang akan mengeksploitasi kompetisi tersebut.

Hari ini, UEFA mengkonfirmasi dukungannya untuk boikot kompetisi FIFA jika presidennya melanjutkan proyeknya.

Baca Juga: ASEAN Championship 2026: Rotasi atau Tidak? Herdman Masih Rahasiakan Starting XI

"Kami dengan suara bulat dan tanpa ragu menolak proposal FIFA untuk mentransfer kepemilikan saham di Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," kata organisasi yang dipimpin oleh Aleksander Ceferin tersebut.

"Ada beberapa hal yang terlalu penting untuk dijual. Piala Dunia FIFA adalah milik sepak bola. Akan selalu begitu. Dan selama Eropa memiliki suara, itu tidak akan pernah dijual," simpul UEFA dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah telekonferensi yang diadakan oleh federasi.

"Sebagai hasil dari diskusi hari ini, tidak ada tim nasional UEFA yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA apa pun selama proposal ini masih berlaku," tambah pernyataan itu.

Baca Juga: Fans Inggris Serukan Boikot Piala Dunia, FIFA Cuma Keruk Uang

Upaya Infantino untuk menghentikan serangan UEFA dengan menjelaskan proyek tersebut secara pribadi di akun media sosialnya tidak berhasil.

FIFA Forward Enterprise, atau FFE, sebenarnya adalah sebuah proposal, sebuah tawaran. Ini adalah bagian dari proses demokrasi—proses konsultasi—dan, yang terpenting, ini adalah sebuah kesempatan, bukan kewajiban. Seperti yang telah saya katakan, ini memulai proses konsultasi.

"Jika, dan hanya jika, disetujui oleh mayoritas dari 211 Asosiasi Anggota kami dan Dewan FIFA, maka akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan oleh FIFA, yang mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA. Perannya adalah untuk memasarkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, penyiaran, perizinan, dan proyek-proyek baru untuk kepentingan 211 Asosiasi Anggota FIFA; juga membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan," jelas presiden FIFA.

Baca Juga: Piala AFF: Semakin Kuat Timnas Indonesia, Semakin Menguntungkan Vietnam?

UEFA, di pihak lain, mengeluarkan pernyataan kemarin sambil menunggu kesimpulan yang dicapai hari ini: "Hari ini kami mengetahui tenggat waktu yang ditetapkan FIFA bagi federasi untuk mendukung proposalnya atau tawaran pembayaran satu kali akan ditarik. Ini menjelaskan semuanya tentang rencana ini."

FIFA menawarkan pembayaran awal sebesar $20 juta per federasi nasional sebagai bagian dari proposal pendanaan komprehensif (mencapai total paket $10 miliar), selalu bergantung pada pemungutan suara.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Marca

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UEFA Dukung Pemilik PSG Jadi Presiden FIFA

Jumat, 31 Juli 2026 | 11:40 WIB

Makin Panas, UEFA Dukung Boikot Kompetisi FIFA

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:05 WIB
X