SportlinkNews - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah keterlibatannya dalam wacana kontroversial penjualan saham Piala Dunia. Pernyataan tegas tersebut disampaikan guna meredam spekulasi publik yang menyeret namanya.
Isu komersialisasi kejuaraan sepak bola terbesar di dunia itu mencetuskan gelombang protes keras dari berbagai pihak. Polemik bermula ketika FIFA berencana mendirikan entitas bisnis bernama FIFA Forward Enterprise (FFE).
Perusahaan baru tersebut bakal memegang kendali penuh atas pengelolaan turnamen bergengsi seperti Piala Dunia. Sebagian porsi kepemilikan FFE lantas dijadwalkan untuk dilepas kepada pihak investor swasta.
Baca Juga: KTM Antusias dengan Susunan Pembalap MotoGP 2027
Langkah berani FIFA itu langsung menuai kritikan tajam dari publik internasional. Kebijakan komersialisasi dinilai mengancam integritas serta tradisi murni panggung sepak bola dunia.
Dugaan keterlibatan lingkaran terdekat Trump mengemuka seiring munculnya nama konsorsium calon pembeli saham. Perusahaan asal Amerika Serikat bernama Thrive Eternal dilaporkan memimpin kelompok investor FFE tersebut.
Thrive Eternal diketahui merupakan perusahaan milik pengusaha ternama, Joshua Kushner. Sosok tersebut tidak lain adalah saudara menantu dari Trump.
Baca Juga: FC Barcelona Dapatkan Tanda Tangan Jesse Bisiwu yang Bergabung Hingga 2031
Keterkaitan nama Trump makin menguat setelah FIFA menunjuk Greg Maffei sebagai penasihat komersial mereka. Mantan CEO Liberty Media tersebut dikenal sebagai salah satu penyumbang dana besar bagi kampanye politik Trump.
Kedekatan personal antara Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino turut memperkeruh rumor yang beredar. Hubungan hangat kedua tokoh tersebut kian erat menjelang gelaran Piala Dunia 2026.
Merespons simpang siur informasi, Trump akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menegaskan sama sekali tidak pernah diajak berdiskusi oleh Infantino.
Baca Juga: Legenda Sepak Bola Brasil Romario Akui Franco Baresi adalah Lawan yang Tangguh
"Tidak, saya tak pernah berbicara dengannya soal itu," kata Trump saat ditanyai wartawan Amerika Serikat di Camp David.
Penolakan masif terhadap rencana pembentukan FFE juga berdatangan dari internal pemangku kepentingan sepak bola. Konfederasi tingkat regional seperti UEFA, CONCACAF, dan AFC secara terbuka menentang keras wacana tersebut.
Artikel Terkait
Makin Panas, UEFA Dukung Boikot Kompetisi FIFA
UEFA Dukung Pemilik PSG Jadi Presiden FIFA
Erick Thohir Tegaskan PSSI Berada di Pihak FIFA
Banjir Kecaman, Infantino Batalkan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA
Jengkel dengan Ide Jual Saham Piala Dunia, PM Inggris Minta Gianni Infantino Mundur sebagai Presiden FIFA