Presiden FIFA Terancam Lengser dari Jabatannya setelah Upayanya Menjual Saham Piala Dunia

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:13 WIB
Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino dalam tekanan.
Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino dalam tekanan.

Kemungkinan kedua adalah pemberhentian melalui badan eksekutif. Komite Etika FIFA dapat membuka penyelidikan jika ada pengaduan resmi dari federasi anggota atau pejabat FIFA yang menuduh bahwa Presiden telah melanggar kode etik.

Komite ini dapat menjatuhkan tindakan disiplin, seperti larangan jangka panjang dari kegiatan sepak bola. Namun, karena saat ini tidak ada bukti jelas bahwa Infantino melanggar kode etik, hal ini dianggap tidak mungkin.

Pada akhirnya, Infantino dapat kehilangan posisinya melalui kekalahan dalam pemilihan. Ia akan mencalonkan diri kembali pada Maret mendatang dan tidak akan lagi menjadi Presiden FIFA jika Kongres FIFA memilih kandidat lain.

Baca Juga: Nazriel Alfaro Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Pembuktian di Persib

Di masa lalu, ada seorang presiden FIFA yang harus meninggalkan jabatannya karena skandal. Itu adalah pendahulu Gianni Infantino, Sepp Blatter.

Pada tahun 2015, Blatter mengumumkan pengunduran dirinya ketika investigasi korupsi skala besar FBI terhadap FIFA meluas. Ia kemudian dilarang terlibat dalam kegiatan sepak bola oleh Komite Etika FIFA karena pembayaran kontroversial kepada Presiden UEFA saat itu, Michel Platini.

Sebelumnya, pada tahun 1974, Presiden FIFA Stanley Rous, yang telah memimpin organisasi tersebut sejak 1961, kalah dalam pemilihan ulang melawan Joao Havelange dari Brasil.

Dalam sejarah FIFA, terdapat tiga presiden yang meninggal saat menjabat: Daniel Burley Woolfall (1918), Rodolphe Seeldrayers (1955), dan Arthur Drewry (1961).

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

 

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Tegaskan PSSI Berada di Pihak FIFA

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:06 WIB

UEFA Dukung Pemilik PSG Jadi Presiden FIFA

Jumat, 31 Juli 2026 | 11:40 WIB

Makin Panas, UEFA Dukung Boikot Kompetisi FIFA

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:05 WIB
X