Piala Presiden 2026: Persib di Ambang Trofi Kedua, Persebaya Jadi Ujian Terakhir

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 22:15 WIB
Pelatih Persib Igor Tolic (Persib/Sutanto)
Pelatih Persib Igor Tolic (Persib/Sutanto)

SportlinkNews - Persib Bandung kini bersiap menuntaskan misinya untuk meraih gelar Piala Presiden keduanya.

Hanya tinggal Persebaya Surabaya akan menjadi rintangan terakhir Maung Bandung pada laga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis, 6 Agustus, pukul 21.00 WITA.

Kemenangan akan mengantarkan Persib meraih gelar kedua sejak menjadi kampiun pada edisi perdana 2015.

Baca Juga: Cedera Kembali Kambuh, Maverick Vinales Resmi Digantikan Pol Espargaro untuk GP Inggris

Saat itu, Pangeran Biru menaklukkan Sriwijaya FC 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kini, peluang mengulang pencapaian itu berada di tangan skuad racikan Igor Tolic.

Meski hanya terpaut beberapa hari dari semifinal, Persib memilih tidak memaksakan latihan dengan intensitas tinggi. Staf pelatih lebih mengutamakan pemulihan fisik setelah duel sengit kontra Persija yang berakhir dengan kemenangan 2-1.

Seluruh pemain menjalani sesi recovery di hotel melalui latihan ringan dan terapi air es agar siap tampil maksimal pada laga penentuan.

Baca Juga: Brighton Kembali Luncurkan Jersey Ketiga Musim 2026/27 Tampil dengan Warna Ikonik yang Khas

Tolic mengatakan kondisi pemain masih terus dipantau sehingga keputusan mengenai susunan starter baru akan diambil menjelang pertandingan.

"Kami akan lihat kondisi terakhir besok lalu akan putuskan siapa yang cukup sehat untuk bermain. Hari ini kami hanya memulihkan kebugaran, sementara untuk laga besok kita akan lihat bersama," ujarnya di hotel mereka, The Heavens, Rabu, 5 Agustus.

Di balik waktu persiapan yang singkat, Persib membawa modal yang cukup menjanjikan.

Baca Juga: Ajax Resmikan Ter Stegen, Posisi Maarten Paes di Bawah Mistar Terancam

Lini depan mulai menunjukkan produktivitas, terutama melalui duet Uilliam Barros dan Balsa Sekulic.

Keduanya sama-sama telah mengemas tiga gol sepanjang turnamen dan menjadi tumpuan utama Maung Bandung dalam memburu kemenangan.

Menurut Tolic, ketajaman para penyerangnya menjadi perkembangan positif. Namun, ia mengakui timnya masih dalam proses membangun pola serangan karena minimnya waktu latihan bersama.

Baca Juga: Hull City Datangkan Kiper Tangguh dari Yunani untuk Kompetisi Liga Primer 2026/27

"Selalu menjadi hal yang bagus saat seorang striker mencetak gol dan begitu juga seorang pemain bertahan yang bertahan dengan baik. Kami belum cukup berlatih untuk mengatur penyerangan, melainkan hanya bermain solid," ucapnya.

Meski berada di ambang gelar, Tolic memastikan timnya tidak akan terlena. Ia menilai Persebaya memiliki kualitas untuk menghukum setiap kesalahan lawan, terutama lewat serangan balik dan bola mati.

"Persebaya punya banyak pemain berbahaya. Mereka juga memainkan low block dan serangan balik yang sangat bagus. Mereka tidak membuat kesalahan, tapi ketika Anda melakukannya, mereka akan menghukum Anda," tambahnya.

Baca Juga: Dewa United Bawa Winger Lincah dari Brasil untuk Musim Super League 2026/27

Tolic menambahkan gaya bermain kedua tim memiliki banyak kemiripan, terutama dalam organisasi pertahanan dan efektivitas memanfaatkan ruang saat melakukan transisi.

"Dalam set pieces, mereka punya pemain yang bisa mencetak gol. Jadi kami punya kesamaan bermain, hanya sedikit perbedaannya. Karena ini masih awal musim, semua orang memainkan low block," imbuhnya kemudian.

Status unggulan

Di kubu lawan, Pelatih Eduardo Tavares menilai Maung Bandung layak menyandang status unggulan karena mampu mempertahankan dominasi di kompetisi domestik dalam tiga musim terakhir.

Baca Juga: Soroti Kedalaman Skuad, Carragher Ragukan Peluang Juara Liverpool

"Persib adalah juara Super League dalam tiga musim terakhir dan memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Jika melihat komposisi pemain mereka, seolah-olah mereka bisa membentuk tiga tim yang sama kuat," ungkapnya.

Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menegaskan timnya tidak akan menyerah sebelum bertanding. Menurutnya, status favorit tidak menjamin kemenangan karena hasil final tetap ditentukan oleh penampilan di atas lapangan.

"Di atas kertas mungkin Persib adalah favorit. Namun pertandingan dimainkan oleh sebelas lawan sebelas pemain. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik," tegasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Piala Presiden

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kim Sang-sik: Vietnam Wajib Menang atas Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar

Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:23 WIB
X