Barco harus mulai terbiasa dengan hal itu. Tepat saat para penggemar Chelsea mulai terbiasa melihat tim mereka bermain dengan formasi 3-4-2-1 andalan manajer baru Alonso, sang pelatih justru mengambil kesempatan untuk melakukan eksperimen.
Palmer dan Rogers membentuk trisula penyerang dengan Estevao bermain di belakang Welbeck; pergerakan mereka yang lincah dan sentuhan-sentuhan bola yang rapi kerap membuat lawan kewalahan.
Palmer memaksa kiper Josh Keeley melakukan penyelamatan ganda, lalu mengirim umpan tumit dari situasi tendangan bebas kepada Reece James, yang tembakannya ditepis secara akrobatik oleh kiper Luton tersebut.
Baca Juga: Pesenam Elit Tidak Lagi Pensiun setelah Hamil, Ilmu Olahraga Perlu Mengejar Ketertinggalan
Pertandingan didominasi oleh skenario menyerang versus bertahan dalam waktu yang lama, di mana tim tamu jarang menguasai bola maupun mencapai area pertahanan Chelsea.
Setelah Luton sempat memberikan ancaman singkat yang berakhir dengan blokade terhadap tembakan Benny Benagr, Barco mengirimkan bola kepada Estevao, namun peluang bagus itu terbuang karena tembakannya melenceng jauh.
Sesaat sebelum jeda, pemain asal Brasil itu mengirim umpan silang kepada Rogers, namun tendangan voli Rogers membentur bagian bawah mistar gawang dan memantul kembali.
Namun, kebuntuan akhirnya pecah dalam waktu lima menit setelah babak kedua dimulai. Gusto memiliki banyak waktu untuk melepaskan umpan silang, dan Welbeck diberi ruang untuk mencetak gol lewat sundulan dari jarak yang cukup dekat.
Baca Juga: Persib Matangkan Persiapan, Waspadai Serangan Balik Manila Digger
Luton harus merespons, dan mereka pun melakukannya, bahkan akhirnya sempat menguasai bola di wilayah pertahanan lawan.
Meski demikian, tim tuan rumah tetap jauh lebih berbahaya, dan Welbeck melepaskan tembakan melenceng setelah menerima umpan terobosan dari Palmer.
Pemain bernomor punggung 10 Chelsea itu— yang tampil penuh percaya diri di hadapan pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel— kemudian nyaris mencetak gol saat tembakannya dari jarak sekitar 18 meter membentur mistar gawang.
Pemain Luton, Kasey Palmer, melepaskan tembakan jarak jauh yang nyaris menemui sasaran, namun kiper Penders praktis tidak banyak mendapat ancaman berarti.
Baca Juga: Prediksi Fase Grup Liga Champions: Man Utd Hadapi Mimpi Buruk Usai Hasil Undian Mengerikan
Setelah Alonso memasukkan Pedro untuk menggantikan Welbeck yang sudah veteran, Palmer memberikan bola kepada pemain remaja Estevao. Tembakannya tampak melenceng, namun Odoffin justru tak sengaja membelokkan bola masuk ke gawang sendiri.
Artikel Terkait
Undian Liga Champions: Fabregas Kembali ke Barcelona Bersama Como
Presiden FIFA Memuji Vietnam: Kemenangan yang Layak, Atmosfer Sepak Bola Luar Biasa
Target Arsenal Masuk Daftar Incaran Milan Jika Rafael Leao Dijual
Penampakan Seragam Ketiga Manchester City Garapan Penggemar Gunakan AI Creator
Chelsea Tes Kiper Argentina, Harganya Lebih Murah dari Kapten Timnas Jay Idzes