Ia juga menyebutkan bahwa kunci keberhasilan PSG musim ini adalah pemahaman kolektif antara lini serang, tengah, dan belakang.
Para penyerang tidak hanya dituntut mencetak gol, tetapi juga berperan aktif dalam pertahanan.
Baca Juga: Empat Petinju Indonesia Siap Naik Ring di Thailand Open International Boxing Tournament
"Jika ada pemain yang tidak turun membantu pertahanan, pemain lain akan langsung mengambil alih posisinya. Semua saling melengkapi," tutup Vitinha.
Dengan pendekatan taktik seperti ini, PSG tampak percaya diri menatap final melawan Inter Milan.
Strategi dinamis yang diterapkan Enrique menjadi senjata utama untuk mengatasi lawan yang secara konsistensi tampil lebih baik sepanjang musim.