Ia menilai bahwa filosofi, keberanian, dan kualitas pelatih di Amerika Selatan justru telah menjembatani perbedaan teknis.
"Saya tidak melihatnya sebagai hitam atau putih. Beberapa striker terbaik dunia berasal dari Amerika Selatan, dan mereka punya sepak bola dalam darah," ucap Kompany.
Kompany juga menambahkan bahwa pertandingan kontra Flamengo adalah salah satu laga paling menguras emosi dan energi dalam turnamen sejauh ini, dan mengakui bagaimana Flamengo mampu memberikan tekanan serta menciptakan momen berbahaya.