Masyarakat sempat dibuat heran, mengingat sebagian besar pemain naturalisasi Malaysia memiliki latar belakang yang jauh dari kawasan Asia Tenggara, bahkan berasal dari Amerika Selatan.
Baca Juga: Persib Bandung Mulai Latihan Perdana, Empat Pemain Masih Absen
Kondisi ini semakin menguatkan rasa skeptis publik.
Apalagi, FAM dinilai kurang terbuka dalam menyampaikan informasi tentang latar belakang para pemain tersebut.
Jika FAM tidak menyertakan bukti keturunan yang sah, isu serupa diprediksi akan terus bergulir ke depannya.
Baca Juga: Mario Jozic Mulai Tugas di Persib Bandung, Puji Talenta Kiper Pangeran Biru
Sementara itu, Vietnam yang menjadi korban kekalahan telak dari Malaysia, turut merespons situasi ini dengan melonggarkan kebijakan naturalisasi mereka sendiri.
Langkah ini dianggap sebagai upaya memperkuat skuad nasional agar dapat bersaing dalam kompetisi tingkat Asia.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tren naturalisasi pemain keturunan telah menjadi bagian strategi pembangunan tim nasional di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Athletic Club Hadapi Tantangan Juventus Terkait Aymeric Laporte
Namun demikian, transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi FIFA tetap menjadi kunci utama agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.