Dalam pertandingan bulan Juni lalu, para pemain naturalisasi itu menjadi motor kemenangan saat Malaysia menumbangkan Vietnam dengan skor telak 4-0.
Kini, pelatih Peter Cklamovski harus memutar otak untuk menyiapkan skuad tanpa sejumlah pilar andalannya.
Baca Juga: Marc Marquez Ungkap Rasa Sedih Usai Kecelakaan di MotoGP Mandalika 2025
Meski demikian, ia menegaskan timnya tidak akan meremehkan Laos sebagai lawan.
“Laos bukan lawan yang mudah dikalahkan, terutama saat kami bermain tandang."
"Mereka belum terkalahkan di Vientiane tahun ini dan sempat menumbangkan Nepal,” ujar Cklamovski, dikutip dari Soha.
Pelatih asal Australia itu juga menekankan pentingnya konsentrasi dan disiplin pertahanan.
“Yang terpenting bagi kami sekarang adalah tetap waspada, bertahan dengan solid, dan memanfaatkan celah yang ada untuk menyerang,” tambahnya.
Secara peringkat, Malaysia masih lebih diunggulkan untuk memetik kemenangan atas Laos.
Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, Harimau Malaya menempati posisi ke-123 dunia, jauh di atas Laos yang berada di urutan ke-185.
Namun, kondisi internal tim yang terguncang akibat skandal ini membuat laga melawan Laos tidak bisa dianggap enteng.
Pertemuan ganda pada Oktober mendatang akan menjadi ujian besar bagi Malaysia, baik dalam hal kekuatan tim maupun integritas federasi.
FAM kini dituntut untuk memperbaiki tata kelola administrasi naturalisasi pemain agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.