Menurut TMJ, seluruh proses naturalisasi telah mengikuti prosedur resmi yang disediakan oleh pemerintah Malaysia.
Baca Juga: Gagal ke Piala Dunia, Ricky Kambuaya Fokus Bangkit Bersama Dewa United
Ia pun menilai bahwa masalah ini lebih pada kesalahan teknis saat pengumpulan dan pengiriman berkas ke FIFA, bukan pelanggaran hukum yang disengaja.
“Kalau kita lihat hari ini, FAM terus berjuang untuk hak tujuh pemain tersebut karena semua prosesnya dilakukan secara sah,” lanjutnya.
“Mungkin memang ada kesalahan teknis waktu mengumpulkan dokumen lahir, dan karena itu Sekjen FAM digantung karena bertanggung jawab di sisi administratif.”
Baca Juga: Borneo FC Semakin Perkasa, Tumbangkan Arema FC di Depan Pendukungnya
Meski mengakui adanya kekeliruan, TMJ tetap yakin bahwa dokumen para pemain naturalisasi tersebut sah dan memiliki legitimasi hukum penuh.
Ia menegaskan bahwa para pemain tersebut merupakan warga negara Malaysia yang telah diakui secara resmi oleh pemerintah.
“Saya percaya semuanya legit dan dilakukan secara benar oleh lembaga resmi negara,” ucapnya.
Baca Juga: Dikalahkan Brentford, Liverpool Memasuki Fase Krisis Kepercayaan Diri yang Dalam
“Kesalahan mungkin terjadi saat pengiriman berkas ke FIFA, tetapi integritas pemain tetap sah.”
Kendati demikian, TMJ pesimistis bahwa FIFA akan mencabut sanksi terhadap FAM dan para pemain.
Ia menilai proses banding akan memakan waktu panjang, meski langkah hukum tetap akan diupayakan.
Baca Juga: Semen Padang Tantang Malut United, Siap Redam Aksi Penyerang Laskar Kie Raha
“Saya rasa FIFA tidak akan mengubah keputusannya, tetapi kami akan tetap memperjuangkan hak para pemain melalui jalur hukum,” tegas TMJ.