internasional

Erick Thohir Apresiasi FIFA Serukan Aksi Nyata Melawan Rasisme

Rabu, 12 November 2025 | 19:06 WIB
FIFA melalui FIFA Players’ Voice Panel (PVP) gencar memerangi rasisme.


SportlinkNews - Sepak bola terus diganggu aksi rasisme. FIFA melalui FIFA Players’ Voice Panel (PVP) gencar memeranginya.

FIFA serukan aksi nyata melawan rasisme lewat program global bertajuk Global Stand Againt Racism.

Program ini mewajibkan seluruh 211 Asosiasi Anggota FIFA, termasuk Indonesia, untuk mengambil tindakan konkret berdasarkan lima pilar utama, yaitu, Aturan dan sanksi, Tindakan di lapangan, Penegakan hukum pidana, Pendidikan, dan Suara pemain (Players’ Voice).

Baca Juga: BTN Awasi Ketat Persiapan Timnas U-22, PSSI Target Pertahankan Emas SEA Games 2025

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada FIFA Players’ Voice Panel (PVP) yang terus menunjukkan komitmen kuat menjadi aktor kunci memerangi rasisme di dunia sepak bola.

Isu ini hingga kini masih menjadi masalah serius yang terjadi di berbagai level — mulai dari stadion, dunia maya, hingga interaksi antar pemain, ofisial, dan suporter.

FIFA PVP, yang beranggotakan 16 mantan pesepak bola dunia, menggelar pertemuan perdana di Rabat, Maroko, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: George Weah: Rasisme Adalah Penyakit, Tegaskan Komitmen FIFA Lawan Diskriminasi

Panel ini sebelumnya diluncurkan pada Kongres FIFA ke-74 di Bangkok, Thailand, Mei 2024, sebagai bagian dari program global bertajuk Global Stand Against Racism.

Erick menilai kehadiran FIFA PVP menjadi tonggak penting dalam menguatkan kembali pesan moral bahwa sepak bola harus menjadi ruang inklusif, adil, dan bebas dari diskriminasi.

"Pertemuan FIFA PVP di Rabat diharapkan semakin menguatkan pesan anti-rasisme kepada masyarakat dunia. Sepak bola adalah olahraga global dengan jangkauan luas yang dapat menyatukan banyak bangsa, termasuk Indonesia,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (12/11).

Baca Juga: Kejuaraan Asia 2025 di Anjo: Ajang 6 Atlet Pentathlon Indonesia Berburu Tiket Asian Games

Dukungan nyata Erick terhadap upaya FIFA juga terlihat ketika dirinya bertemu dan berdiskusi dengan salah satu anggota FIFA PVP asal Prancis, Mikaël Silvestre, di sela-sela Piala Dunia U-17 di Doha, Qatar.

Dalam pertemuan tersebut, Erick menyampaikan harapan agar para mantan pemain dunia yang tergabung di panel tersebut dapat memberikan masukan penting bagi FIFA dan seluruh komunitas sepak bola global dalam memerangi rasisme dan kekerasan verbal di olahraga.

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB