Selain itu, Holgado, Machuca, dan Figueiredo berada dalam situasi serupa ketika mereka mempercayai cerita keluarga atau broker mereka dan tidak memeriksa dokumen asli.
Irazabal tidak mengonfirmasi bahwa ia telah melihat dokumen apa pun sebelum menandatangani. Kasus paling serius adalah Hevel, yang mengaku menandatangani konfirmasi tempat tinggal selama "10 tahun di Malaysia" tanpa membaca isinya.
Baca Juga: Garuda Pertiwi Taklukkan Nepal 2-1, Modal Berharga Jelang SEA Games 2025
Komite Anti-Kejahatan FIFA menilai hal ini sebagai tanda yang mengkhawatirkan, karena tidak ada pemain yang secara proaktif meninjau dokumen yang diserahkan atas nama mereka, juga tidak ada yang bekerja sama dengan perwakilan tersebut setelah dituduh melakukan penipuan.
Saat ini, ketujuh pemain tersebut masih diskors dan penyelidikan masih berlanjut.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)