internasional

Kekalahan di Piala Super Spanyol 2026 Belum Menggoyahkan Xabi Alonso di Madrid

Senin, 12 Januari 2026 | 22:33 WIB
Manager Real Madrid, Xabi Alonso. ( Fadel Senna)

SportlinkNews - Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol sempat memunculkan kembali tanda tanya besar soal masa depan Xabi Alonso.

Namun, hasil tersebut rupanya tidak cukup untuk menggoyahkan kepercayaan manajemen Los Blancos terhadap sang pelatih.

Meski gagal membawa pulang trofi setelah tumbang 2-3 dalam El Clásico di Arab Saudi, jajaran petinggi klub memilih menahan diri.

Baca Juga: Timnas Indonesia Akan Lawan Negara Eropa Peringkat 100 Besar Dunia

Alih-alih mengambil keputusan reaktif, Madrid menilai perkembangan tim di bawah Alonso masih menunjukkan arah yang menjanjikan.

Tekanan terhadap Alonso sejatinya sudah terasa sejak Desember lalu, ketika Madrid terjebak dalam periode sulit dengan serangkaian hasil minor. Kekalahan dari Manchester City di Liga Champions kala itu sempat dianggap sebagai batas akhir. 

Namun, performa kompetitif tim di laga tersebut justru menjadi alasan utama klub untuk tidak langsung melakukan perubahan di kursi pelatih.

Baca Juga: Moritz Wagner Kembali ke Lapangan, Magic Bersiap ke Berlin dan London

Piala Super kemudian menjadi ujian berikutnya. Madrid mampu melewati Atletico Madrid di semifinal dan tampil agresif di final, meski akhirnya kalah tipis dari Barcelona. Penampilan tersebut dinilai cukup untuk memperkuat posisi Alonso.

Menurut laporan media Spanyol, fleksibilitas taktik Alonso serta kedekatannya dengan pemain menjadi faktor penting yang membuatnya tetap dipertahankan. 

Ia juga mendapat pemakluman atas situasi tim yang jauh dari ideal akibat badai cedera, termasuk kondisi Kylian Mbappe yang belum sepenuhnya pulih saat laga puncak.

Baca Juga: Tersingkir dari Piala FA, Statistik Mengerikan di Balik Musim Manchester United Terungkap

Seiring berjalannya waktu, Alonso perlahan mulai mengubah persepsi negatif. Setelah sempat hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan, Madrid bangkit dengan rentetan hasil positif menjelang jeda musim dingin. 

Kemenangan besar atas Real Betis dan performa solid di Piala Super menjadi sinyal kebangkitan.

Kekalahan di final tentu tetap menjadi catatan, apalagi terjadi melawan rival utama. Namun, di internal klub, ada keyakinan bahwa proyek Alonso belum mencapai titik maksimalnya.

Baca Juga: Peringatan Chivu untuk Inter dan Napoli: Scudetto Menjadi Pertarungan Hingga Akhir bagi 4-5 Tim

Untuk saat ini, Madrid memilih kontinuitas ketimbang perubahan drastis.

Alih-alih mencari pelatih baru, fokus manajemen justru diarahkan pada pembenahan sektor non-teknis, terutama departemen medis.

Madrid menilai krisis cedera yang berkepanjangan telah menjadi salah satu faktor utama yang menghambat konsistensi performa tim musim ini.

Baca Juga: Ikuti Jejak Lewis Hamilton, Pembalap F1 Pierre Gasly Tertarik untuk Menekuni Industri Mode di Masa Depan

Dengan keputusan tersebut, Xabi Alonso setidaknya mendapatkan ruang bernapas. Tantangan berikutnya adalah memastikan kepercayaan itu terbayar dengan stabilitas dan hasil nyata di sisa musim.

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB