SportlinkNews - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mendorong PSSI untuk turut aktif menyuarakan aspirasi terkait kebijakan pembatasan jumlah peserta cabang sepak bola pada Asian Games 2026.
Ia menilai langkah tersebut perlu dilakukan bersama negara-negara lain yang juga merasa dirugikan oleh kebijakan tersebut.
Oktohari mengatakan, Olympic Council of Asia (OCA) telah menyampaikan jawaban atas kabar kebijakan pembatasan jumlah peserta di Asian Games yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, Agustus-September mendatang
Baca Juga: Putri KW Jadi Wakil Pertama Indonesia di Semifinal Swiss Open 2026
Informasi yang tersebar melalui media sosial ASEAN Football menyebut OCA telah menghapus aturan pembatasan jumlah peserta sepak bola putra dan putri pada Asian Games 2026. Namun kemudian, berita itu terkonfirmasi hoax.
"Kami sudah berkomunikasi dengan OCA sehingga kami menyampaikan kepada masyarakat Indonesia, khususnya pecinta sepak bola Indonesia, bahwa per hari ini belum ada perubahan," tegasnya.
Lebih lanjut, Okto menegaskan bahwa NOC Indonesia akan terus menyuarakan aspirasi bersama negara-negara lain yang merasa dirugikan oleh kebijakan sebelumnya terkait pembatasan jumlah peserta sepak bola.
Baca Juga: Mercedes Beli Saham Tim Alpine F1, Audi Menanggapinya Santai
"Kami akan terus menyuarakan bersama negara-negara lain yang dirugikan dengan kebijakan yang diambil oleh OCA tanpa sosialisasi terkait pembatasan 16 tim di Asian Games Nagoya 2026," ujarnya.
"Kami juga minta agar PSSI juga turun berperan aktif menyuarakan hal ini, bersama dengan negara-negara lain yang merasa dirugikan dengan mekanisme ini," tutur Okto, panggilan akrab Raja Sapta Oktohari.
Seperti diketahui, sebelumnya terdapat aturan yang membatasi partisipasi tim putra hanya kepada 16 negara yang tampil di ajang AFC U-23 Asian Cup 2026.
Baca Juga: Antusias Membludak, Grand Prix Belanda Dinobatkan Jadi Grand Prix Terbaik 2025
Aturan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Asian Football Confederation (AFC) dan Komite Olimpiade Jepang selaku tuan rumah.
Dengan ketentuan tersebut, Indonesia dipastikan tidak dapat mengirimkan wakil karena tim nasional U-23 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Sementara itu, tim nasional putri Indonesia juga tidak berhasil melaju ke putaran final AFC Women's Asian Cup 2026.
Asian Games edisi ke-20 sendiri dijadwalkan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.