NOC Perjuangkan Tiket Sepak Bola Indonesia ke Asian Games 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 20 Februari 2026 | 22:28 WIB
Menpora Erick Thohir memberikan keterangan seputar Asian Games 2026  dan SEA Games 2027 usai menerima laporan dari Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari (kiri), Jumat, 20 Februari 2026 di Kemenpora (KEMENPORA)
Menpora Erick Thohir memberikan keterangan seputar Asian Games 2026 dan SEA Games 2027 usai menerima laporan dari Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari (kiri), Jumat, 20 Februari 2026 di Kemenpora (KEMENPORA)

SportlinkNews - Peluang Indonesia tampil di cabang sepak bola Asian Games 2026 belum sepenuhnya tertutup.

Meski nama Indonesia tidak tercantum dalam daftar awal peserta, komunikasi lintas lembaga masih terus berjalan untuk mencari kejelasan terkait kebijakan baru yang diterapkan penyelenggara.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) kini aktif berkoordinasi dengan Olympic Council of Asia (OCA) setelah muncul pembatasan jumlah peserta sepak bola pada Asian Games mendatang di Nagoya, Jepang.

Baca Juga: Final Four Sirna, bjb Tetap Bidik Penutup Manis Proliga 2026

Berbeda dengan edisi sebelumnya yang terbuka bagi seluruh anggota, kali ini slot dibatasi menjadi 16 tim putra dan 12 tim putri.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyatakan pihaknya telah meminta penjelasan resmi mengenai dasar kebijakan tersebut.

Ia mempertanyakan apakah keputusan itu murni karena keterbatasan teknis tuan rumah atau ada pertimbangan lain.

Baca Juga: MotoGP 2026 Segera Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya

Menurut Okto, format tanpa babak kualifikasi Asian Games merupakan hal yang tidak lazim.

Biasanya, setiap negara memiliki kesempatan untuk berpartisipasi. Karena itu, NOC Indonesia menilai perlu ada transparansi agar seluruh anggota memahami alasan di balik perubahan sistem.

Berdasarkan pengumuman Asian Football Confederation (AFC), peserta sepak bola Asian Games 2026 diambil dari negara-negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi.

Baca Juga: Siapa Igor Tudor yang Dipercaya Tottenham Hotspur? Ini Rekam Jejaknya

Indonesia tidak termasuk karena hanya finis sebagai runner-up grup di fase kualifikasi.

Meski demikian, Okto menegaskan belum ada keputusan final yang diterima secara tertulis dari OCA.

Ia menekankan bahwa keputusan yang menyangkut cabang dengan basis penggemar terbesar di Asia itu harus mempertimbangkan dampak luas, baik dari sisi kompetisi maupun animo publik.

Baca Juga: Hadapi Tim Kuat, Semen Padang Tetap Fokus Raih Kemenangan di Pekan ke-22 Super League

"Pada prinsipnya, tuan rumah tidak boleh mengambil keputusan secara sepihak karena banyak aspek yang perlu dipertimbangkan. Bukan hanya berkoordinasi dengan PSSI, tetapi juga dengan federasi sepak bola negara-negara Asia lainnya," tukas Okto di Kemenpora usai melapor kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Jumat, 20 Februari 2026.

"Sepak bola memiliki basis penggemar terbesar di Asian Games, sehingga setiap keputusan harus mempertimbangkan dampaknya secara luas," tambahnya.

NOC Indonesia juga tidak bergerak sendiri. Koordinasi dilakukan bersama federasi sepak bola negara lain untuk memastikan kebijakan tersebut disosialisasikan secara adil.

Baca Juga: Marcus Rashford Keruk Uang Bisnisnya Jelang Kepindahannya dari Manchester United

Dukungan komunikasi dari Menpora, Erick Thohir, disebut turut membantu membuka jalur dialog langsung dengan pimpinan OCA.

Di sisi teknis, Badan Tim Nasional (BTN) memilih bersikap menunggu. Ketua BTN, Sumardji, menyebut hingga kini belum ada surat resmi yang memastikan status Indonesia.

Menurutnya, keputusan partisipasi berada di ranah NOC. Karena itu, program tim nasional masih disusun dengan pendekatan fleksibel. Jika peluang terbuka, tim harus siap.

Namun jika keputusan final berbeda, agenda pembinaan tetap berjalan sesuai rencana jangka panjang.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X