Setelah itu, pelatih Arbeloa mencadangkan Carreras dan menurunkan Ferland Mendy, tetapi ia tetap tak berdaya melawan Olise.
Malam ini, Olise akan menghadapi tantangan nyata dalam diri Mendes.
Tiga tahun lalu, Mendes masih dianggap sebagai bek yang cukup bagus di PSG. Di bawah bimbingan Luis Enrique, pemain internasional Portugal ini telah berkembang pesat dan kini menjadi bek kiri termahal saat ini (menurut Transfer Markt).
Mendes kini menjadi bek kiri ideal yang diinginkan setiap klub: cepat, kuat, dan unggul dalam peran bertahan maupun menyerang.
Baca Juga: Pencetak Gol Terbanyak Liga Champions: Harry Kane Mengejar Kylian Mbappe
Di Liga Champions musim ini, Mendes telah menjadi starter dalam 14 pertandingan, bermain total 1.114 menit. Statistik UEFA menunjukkan bahwa kecepatan tertinggi Mendes mencapai 34,6 km/jam.
Mendes cepat dan sangat gigih dalam melakukan tekel, yang merupakan kekuatannya. Statistik menunjukkan ia merebut kembali penguasaan bola 6,5 kali per pertandingan. Tingkat kemenangannya dalam duel satu lawan satu saat ini adalah 54%.
Kecepatan Mendes bahkan lebih baik daripada Olise (hingga 31,8 km/jam). Tetapi Olise bukanlah tipe pemain yang mengandalkan kecepatan di sayap.
Pemain internasional Prancis ini menguasai bola dan menggunakannya dengan berbagai cara, memilih untuk menggiring bola di sayap, memotong ke tengah, atau mundur untuk berkolaborasi dengan rekan setimnya.
Baca Juga: Luis Enrique Sebut Bayern Munchen Tim Terbaik Eropa Saat Ini
Statistik dari Whoscored menunjukkan bahwa Bayern menghabiskan 39% penguasaan bola mereka di sayap kanan, di mana Olise selalu menjadi pemain kunci dalam menciptakan peluang menyerang bagi "raksasa Bavaria".
Oleh karena itu, peran Mendes dalam menghentikan Olise sangat penting. Real Madrid membayar mahal karena membiarkan Olise terlalu banyak waktu dan ruang untuk mengontrol bola.
PSG memahami hal ini lebih baik daripada siapa pun dan harus menyusun rencana yang sangat hati-hati untuk menghentikan "ujung tombak" ini.
Baca Juga: Cedera ACL, Xavi Simons Gagal Bela Belanda di Piala Dunia 2026
Pertarungan antara serangan yang kuat dan pertahanan yang solid.