SportlinkNews - Kontroversi wasit menjadi tema yang berulang pada semifinal Liga Champions kali ini. Wasit tidak memberikan penalti untuk Bayern Muenchen saat pemain PSG handball.
Pertandingan semifinal kedua Liga Champions antara Bayern Muenchen vs PSG ditandai kontroversial. Seisi Stadion Allianz Arena dibuat bingung ketika wasit menyatakan play on terhadap handball Joao Neves.
Wasit benar tidak memberikan penalti atas pelanggaran handball yang dilakukan Joao Neves dari Paris Saint-Germain. Itu menurut arahan Ifab yang hampir tidak diketahui.
Baca Juga: Erick Thohir: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Kunci Pembinaan Basket Nasional
Kemarahan memuncak di kubu Bayern Muenchen ketika Neves jelas-jelas menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti pada awal leg kedua kekalahan mereka di semifinal Liga Champions melawan PSG.
Tim Paris unggul 6-4 secara agregat dan memimpin 1-0 pada Kamis 7 Mei 2026 dini hari WIB. Bayern Muenchen membutuhkan percikan untuk kembali ke pertandingan.
Wasit Joao Pinheiro memiliki pandangan yang jelas tetapi membiarkan permainan berlanjut, dan VAR memilih untuk tidak campur tangan.
Keputusan itu memicu kebingungan besar seminggu setelah Alphonso Davies dari Bayern Muenchen dihukum secara kontroversial karena handball di leg pertama.
Baca Juga: Hujan Rekor di Piala Thomas & Uber 2026, Dari An Se Young hingga Shi Yu Qi
Dalam kejadian itu, lengan Davies lebih dekat ke posisi alami daripada lengan Neves yang terentang di Allianz Arena.
Namun, perbedaan krusialnya adalah rekan sesama bintang PSG, Vitinha, menendang bola ke lengan Neves.
Para penggemar yang bingung tidak menemukan jawaban setelah mencari-cari peraturan permainan IFAB untuk kejelasan mengenai insiden langka seperti ini.
Namun, hal itu disebutkan sebagai arahan satu paragraf dalam bagian Tanya Jawab di situs web mereka.